Senin, 8 Juni 2026

Lembata Terkini

Dampak Erupsi Gunung Lewotolok, Air Bersih untuk 7 Desa di Lembata Tercemar

BPBD Lembata sedang berkoordinasi untuk distribusi air minum bersih ke desa-desa terdampak abu letusan gunung Ile Lewotolok. 

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
ERUPSI- Gunung Ili Lewotolok kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1.923 m di atas permukaan laut),pada Senin 19 Januari pukul 08:59 WITA. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, LEWOLOBA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat terdapat 7 Desa terdampak letusan gunung api Ile Lewotolok

Tujuh desa yang terdampak itu, meliputi Desa Todanara, Desa Jontona, Desa Bailaliduli, Desa Lamaau, Desa Aulesa, Desa Lamatokan dan Desa Watodiri.

Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Andris Koban, mengatakan akibat letusan Gunung Ile Lewotolok, air bersih yang ditampung warga pada 7 desa itu tercemar. 

Kini, BPBD Lembata sedang berkoordinasi untuk distribusi air minum bersih ke desa-desa terdampak abu letusan gunung Ile Lewotolok

"Kondisi hujan abu, air yang ditampung warga tercemar, kami lagi koordinasi untuk dukungan air bersih," Katanya Senin 19 Januari 2026.

Sebelumnya, Pagi ini, Gunung Ile Lewotolok mengalami dua kali erupsi

Pada, Senin 19 Januari 2026 pukul 06:18 WITA, Ile Lewotolok mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1.823 m di atas permukaan laut).

Baca juga: Tujuh Desa di Lembata Terdampak Letusan Gunung Ili Lewotolok

Syawaludin, petugas Pos pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok melaporkan, Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas sedang condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi ±  48 detik.

Sementara itu, pada  pukul 08:59 WITA, Gunung Ile Lewotolok kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1.923 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 21.4 mm dan durasi ± 1 menit 15 detik.

Saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas didalam wilayah radius 3 km daripusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok. (awk) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved