TTU Terkini
Pemkab TTU Bertekad Bangun SPALD-S di Sejumlah Wilayah
SPALD-S tersebut dibangun oleh Pemkab TTU melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten TTU.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berencana membangun Sistem Pengolah Limbah Air Domestik Setempat (SPALD-S)di sejumlah wilayah Kabupaten TTU.
Rencana ditetapkan usai pembangunan SPALD-S berjalan baik di Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu Kabupaten TTU, NTT.
Demikian disampaikan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan SPALD-S ini merupakan bagian dari upaya Pemkab TTU mengatasi limbah di kawasan kumuh.
Baca juga: Empat Puskesmas di Kabupaten TTU Masuk Kategori BLUD
Di sisi lain, pembangunan SPALD-S bertujuan memutus rantai pencemaran lingkungan.
"Pemda TTU menerapkan teknologi SPALD-S ini supaya mengatasi limbah dimaksud dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
Falentinus menyebut, akses air yang bersih dan sehat sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Sistem tersebut adalah solusi untuk masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan air bersih terpusat di pemukiman mereka.
SPALD-S tersebut dibangun oleh Pemkab TTU melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten TTU.
Pemkab TTU berkomitmen untuk mendukung sistem pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari upaya mencapai target akses sanitasi layak dan aman bagi seluruh masyarakat.
Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals(SDGs).
Oleh karena itu, semua pemangku kepentingan dari perangkat daerah, pemerintah kelurahan, pendamping hingga masyarakat bisa menggunakan dan menjaga fasilitas tersebut dengan baik dan benar. Pembangunan SPALD-S di Kelurahan Tubuhue telah tuntas dan diresmikan beberapa waktu lalu.
Ia menilai, kawasan perkotaan seringkali menghadap momok serius mengenai kepadatan penduduk tinggi dan menghasilkan banyak limbah.
Melalui sistem tersebut, air limbah rumah tangga dapat diolah dan dibuang dengan aman, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.
"Hal ini juga membantu meningkatkan kualitas air masyarakat dan mengurangi risiko penyakit yang terkait dengan pencemaran lingkungan," ujarnya.
Sistem pengelola air limbah domestik yang telah diresmikan bukan sekedar urusan membangun tangki septik atau memasang pipa, tetapi hal itu merupakan investasi masa depan. (bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Pemkab TTU
Bupati TTU
Yosep Falentinus Delasalle Kebo
limbah
Sistem Pengolah Limbah Air Domestik Setempat
SPALD-S
POS-KUPANG.COM
| Dugaan Penganiayaan Guru di Desa Kaubele, Kasatreskrim Polres TTU Sebut Masih Tahap Penyelidikan |
|
|---|
| PGRI TTU Sambangi APH Terkait Kasus Dugaan Pengeroyokan terhadap Guru di Desa Kaubele |
|
|---|
| Tabrak Alat Berat Proyek Jalan, Kaki Pria di TTU Putus |
|
|---|
| Rutan Kelas IIB Kefamenanu Ikrarkan Komitmen Bebas Narkoba dan Telepon Genggam di Kawasan Rutan |
|
|---|
| 146 ASN Lingkup Pemkab TTU Tersandung Persoalan Absensi, Sejumlah Sanksi Menanti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-TTU-sebut-soal-temuan-kerugian-negara.jpg)