Kamis, 23 April 2026

Belu Terkini

PMI Belu Gelar Muker 2025, Evaluasi Kinerja dan Susun Program Kemanusiaan 2026

Muker PMI Kabupaten Belu ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Belu, Theodorus Seran Tefa. Theodorus menegaskan Muker dan Rencana Kerja

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM/Agustinus Tanggur
GELAR MUKER - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu menggelar Musyawarah Kerja (Muker) sebagai forum evaluasi capaian kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 yang dilaksanakan di Markas PMI Tenubot, Kecamatan Kota Atambua, Sabtu (13/12/2025).  

Ringkasan Berita:
  • Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu menggelar Musyawarah Kerja (Muker) sebagai forum evaluasi capaian kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 di Markas PMI Tenubot, Kecamatan Kota Atambua, Sabtu (13/12/2025).
  • Muker PMI Kabupaten Belu ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Belu, Theodorus Seran Tefa.
  • Theodorus menegaskan Muker dan Rencana Kerja PMI merupakan forum strategis untuk menilai capaian kinerja selama satu tahun

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu menggelar Musyawarah Kerja (Muker) sebagai forum evaluasi capaian kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 di Markas PMI Tenubot, Kecamatan Kota Atambua, Sabtu (13/12/2025).

Muker PMI Kabupaten Belu ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Belu, Theodorus Seran Tefa.

Theodorus menegaskan Muker dan Rencana Kerja PMI merupakan forum strategis untuk menilai capaian kinerja selama satu tahun sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada.

“Ini forum yang sangat strategis bagi staf markas PMI. Capaian kinerja harus dievaluasi, yang sudah sesuai target kita apresiasi, sementara yang masih kurang akan kita perbaiki agar tahun mendatang bisa lebih baik,” ungkap Theodorus.

Ia juga memotivasi seluruh staf Markas PMI dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Belu untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kemanusiaan sesuai dengan visi dan misi PMI.

Evaluasi kinerja PMI Kabupaten Belu tahun 2025 mencakup empat bidang utama, yakni Pengembangan Organisasi dan Kelembagaan (PO), Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat (PSKM), Penanggulangan Bencana (PB), serta Pengembangan Komunikasi dan Informasi (KI).

Dalam pelaksanaan empat bidang kegiatan tersebut, PMI Belu mendapat dukungan dana hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Belu sebesar Rp 250.000.000 serta dana operasional Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Belu sebesar Rp448.809.369.

Baca juga: Gubernur NTT Melki Laka Lena Ajak Keluarga Pasundan Mangle Kolaborasi Bangun NTT 

Pada bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat, PMI Belu melaksanakan pemeriksaan golongan darah di 17 sekolah dan perguruan tinggi dengan total 1.765 peserta.

Selain itu, kegiatan donor darah yang dilaksanakan di sejumlah lokasi berhasil mengumpulkan sebanyak 1.149 kantong darah sepanjang tahun 2025.

Sementara pada bidang Penanggulangan Bencana, PMI Belu melakukan respon kebencanaan kepada 27 kepala keluarga atau 111 jiwa.

Bantuan tersebut mencakup korban kebakaran di 10 desa dan kelurahan, longsor di satu desa, banjir di satu kelurahan, serta angin puting beliung di dua desa.

Di bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi, PMI Belu telah melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai instansi terkait guna memperkuat layanan dan peran PMI di masyarakat.

Untuk rencana kerja tahun 2026, Markas PMI Kabupaten Belu mendapat dukungan dana hibah dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 85.000.000 juta. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved