Minggu, 14 Juni 2026

Timor Tengah Utara Terkini

Dinas Kesehatan TTU Bakal Lakukan Pengawasan Ekstra Terhadap Dapur MBG

Tim Satuan Tugas (Satgas) dimana tim tersebut melibatkan sejumlah instansi termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ryan Nong
POS.KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Basilius Haumein 

"Tim ini terdiri dari tenaga kesehatan dari Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sasi," ujarnya.

Langkah yang ditempuh pertama usai insiden tersebut yakni melakukan penanganan terhadap pasien diduga keracunan tersebut. Mereka juga melakukan deteksi terhadap kasus susulan.

Selanjutnya langkah ketiga mereka melakukan pengambilan sampel makanan dan muntah dan selanjutnya dikirim ke laboratorium di Kupang untuk diperiksa.

Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium Provinsi NTT di Kupang. Pengiriman sampel ini dilakukan sekira pukul 18. 12 WITA Kamis, 27 November 2025.

Ia mengakui bahwa, pihaknya akan mengkonfirmasi ke Labkes untuk sesegera mungkin diperoleh hasil tersebut. Hasil dari laboratorium ini, menjadi rujukan bagi mereka untuk upaya tindak lanjut selanjutnya.

Basilius menyebut total sebanyak 14 orang anak yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan yang disediakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengakui bahwa, laporan masuk perdana siswa yang diduga keracunan melalui layanan call center 112 sebanyak 3 orang. Berdasarkan pantauan di RSUD Kefamenanu jumlahnya berkembang menjadi 12 orang pada siang hari.

"Data pertama 12 orang itu dengan rincian 9 orang dari SDK Peboko, 2 orang dari SDN Gua Aplasi, dan 1 orang dari SDK Kefamenanu 1," ujarnya.

Setelah itu, terdapat tambahan 2 orang pasien. Seorang anak masuk ke RSUD Kefamenanu dengan gejala yang sama pada sore hari dan 1 orang lainnya dilarikan ke RSUD Kefamenanu pada malam hari.

Sebanyak 14 pasien itu telah ditangani oleh tim medis dan sudah kembali kembali ke rumah mereka masing-masing. 

Sebanyak 14 orang tersebut yang diduga mengalami keracunan yakni; SDK Peboko sebanyak 11 orang anak, SDN Gua Aplasi sebanyak 2 orang anak dan SDK Kefamenanu 1 sebanyak 1 orang.

Ia menyebut tidak ada siswa PAUD yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi MBG.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kefamenanu Tengah II, Adipontius A.Tefi menyebut pihaknya berhenti beroperasi sementara untuk menyediakan makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kebetulan kemarin ada kejadian menonjol jadi ada beberapa murid yang masuk rumah sakit maka, kami sejak hari ini berhenti operasional, kami menunggu arahan dari Korwil dan atasan untuk mulai operasionalnya kapan," ujarnya, Jumat, 28 November 2025.

Selain itu, kata Adipontius, mereka juga masih menanti hasil pemeriksaan sampel makanan dan muntah dari siswa di laboratorium di Kupang.

Ia mengakui bahwa, pihaknya baru selesai melakukan pertemuan bersama Korwil, Dinas Kesehatan dan sejumlah pihak lainnya membahas tentang kejadian menonjol tersebut.

Adipontius menerangkan bahwa, data terakhir yang dicatat hingga malam hari, jumlah siswa yang dilarikan ke RSUD Kefamenanu sebanyak 14 orang. (bbr)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved