Kamis, 7 Mei 2026

Timor Tengah Utara Terkini

Bantuan Sosial Program TULUS, Kepala Desa Bitefa Minta Aksi Kemanusiaan Tetap Dilaksanakan 

Ia juga mendengar secara dari Bupati TTU mengenai dukungan bagi keluarga berduka dari Pemkab TTU.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ryan Nong
POS.KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Bupati TTU didampingi Plt Kadis Dukcapil dan Kadis Sosial saat menyerahkan bantuan sosial Program Tulus kepada keluarga berduka di Desa Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten TTU, NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Desa Bitefa Wilson Naihati mengatakan, pertama kali informasi mengenai bantuan peti mati dan sejumlah bahan lainnya dari Program TULUS dari pemberitaan di media.

Ia juga mendengar secara dari Bupati TTU mengenai dukungan bagi keluarga berduka dari Pemkab TTU.

Usai mendengar informasi masyarakat Desa Bitefa meninggal dunia, Wilson kemudian menghubungi pendamping P2T Kecamatan Miomaffo Timur. Informasi tersebut kemudian dilanjutkan ke Dinas Sosial Kabupaten TTU.

Dinas Sosial Kabupaten TTU kemudian menyanggupi untuk memberikan bantuan. Keluarga yang meninggal dunia ini masuk kategori keluarga tidak mampu.

Baca juga: Guru Profesional Pendidikan Agama Katolik TTS Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Agen Moderasi Beragama

Bantuan Program TULUS ini sangat membantu masyarakat kecil. Secara khusus menyasar keluarga tidak mampu.

Mewakili keluarga, Wilson menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati TTU yang telah menginisiasi dan mendorong berjalannya program ini.

"Program ini sangat membantu meringankan beban keluarga penguburan," ujarnya, Sabtu, 6 Desember 2025.

Menurutnya, bantuan ini sangat membantu masyarakat ketika mereka dalam kondisi sulit. Bantuan yang diberikan berhasil membantu keluarga kurang mampu untuk mengurus proses pemakaman secara layak dan lancar.

Wilson menjelaskan, bantuan ini diserahkan dalam bentuk paket fisik yang mencakup sembako (bahan di dapur) dan juga peti sampai pada bahan bangunan untuk proses penguburan.

"Semuanya diurus Pemda TTU, masyarakat tidak lagi harus keluarkan biaya untuk beli peti dan lain-lain," jelasnya. 

Ia berharap, Program TULUS ini tetap dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang benar-benar mengalami kesulitan karena dilanda kabar duka. Pasalnya, Program TULUS ini merupakan manifestasi aksi kemanusiaan yang sesungguhnya. (bbr)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved