Jumat, 24 April 2026

Rote Ndao Terkini

Program Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Mulai Berjalan di Rote Ndao

Sebanyak 14 personel pendamping diterjunkan ke seluruh wilayah untuk memperkuat implementasi program tersebut.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
KOPERASI DESA - Business Assistant, Naomi Henuk saat menjelaskan Progres Koperasi Desa Merah Putih. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Kabupaten Rote Ndao resmi memulai pelaksanaan Program Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dari Kementerian Koperasi dan UKM. 

Sebanyak 14 personel pendamping diterjunkan ke seluruh wilayah untuk memperkuat implementasi program tersebut.

Dua project manager officer dan 12 business assistant bertugas mengawal efektivitas pelaksanaan di lapangan. 

Salah satu business assistant, Naomi Henuk, mengatakan ia mendampingi sepuluh desa binaan. 

Menurutnya, seluruh persiapan administrasi telah dilakukan sejak lebih dari satu bulan lalu melalui aplikasi SIMKOPDES. 

Baca juga: UMKM di NTT Capai 366 Ribu Unit, Dinas Koperasi Dorong Naik Kelas Lewat Literasi dan Kemitraan

"Semua desa binaan sudah kami dampingi secara bertahap," katanya Selasa (18/11/2025).

Naomi menyebut terdapat 119 koperasi desa yang terdaftar di Kabupaten Rote Ndao dan seluruhnya telah terhubung dalam aplikasi untuk memudahkan pendataan serta pemutakhiran informasi. 

"Pembaruan data sudah lengkap dan valid," singkatnya.

Naomi menjelaskan bahwa keberadaan SIMKOPDES membuat proses pengawasan dan pendampingan lebih efisien karena seluruh perkembangan koperasi dapat dipantau secara real time. 

Sementara itu, lanjut dia, pemerintah desa kini menyiapkan tanah hibah untuk pembangunan kantor koperasi yang dirancang memiliki tujuh gerai usaha sebagai pusat kegiatan ekonomi desa. Fasilitas pendukung juga tengah disiapkan.

Dari seluruh koperasi yang ada, baru Koperasi Desa Merah Putih Sanggaoen yang menunjukkan aktivitas signifikan. 

Dikatakan Naomi, koperasi tersebut telah membuka gerai sembako dan gerai perdagangan serba usaha untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Naomi berharap seluruh koperasi desa dapat segera bergerak aktif. Ia menilai pemenuhan sarana fisik dan administrasi menjadi kunci penguatan ekonomi masyarakat. 

"Target kami, semua koperasi bisa mandiri dan berkelanjutan," ungkapnya. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved