Alor Terkini
Pemuda GMIT Klasis Alor Tengah Utara Ikut Camp Pemuda di Manetwati
Untuk itu, lanjut mereka, dalam kegiatan tersebut peserta dibekali dengan dua materi besar, yakni Spritualitas dan Profesionalisme.
POS-KUPANG.COM - Sedikitnya 400 orang pemuda dari 28 jemaat GMIT di Klasis Alor Tengah Utara mengikuti Camp Pemuda di Desa Manetwati, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor.
Cam Pemuda yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Pemuda Klasis Altar periode 2024-2027 ini berlangsung dari Kamis 16-19 Oktober 2025.
Acara dibuka secara resmi Asisten III Setda Alor, Marthen Maubeka mewakili Pemerintah Kabupaten Alor.
Kegiatan ini diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt. Mada Liunokas, S.Th.
Hadir dalam kegiatan ini yakni, Ketua Pemuda Sinode GMIT, Erens Blegur dan Pengurus lainnya, Ronald, Ketua Klasis Alor Tengah Utarar dan para pendeta serta Anggota DPRD Alor dari Partai Gerindra yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut, Yohanis Atamai.
Baca juga: GAMKI Alor Gandeng PBVSI Gelar Turnamen Bola Voli Antar Pemuda Lintas Iman
Hadir pula, aparat pemerintahan Kecamatan ATU dan Desa Manetwati, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat umum. Ketua Panitia, Suku Abui Neng Onmau.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dengan materi bukan saja yang berkaitan dengan kegiatan rohani atau spritualitas, namun juga diisi dengan kegiatan profesionalisme, seperti bidang kesehatan, Pertanian, Peternakan, dan Jurnalistik.
Materi kegiatan yang dimaksud dengan tujuan dalam menjawab Program Pemerintah Kabupaten Alor Gerbang Timur dan Program Nasional Makan Siang Bergizi.
Ketua Pemuda Klasis Alor Tengah Utara, Albert dan Sekretaris, Erson Atamau mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program kerja dari Pengurus Pemuda Klasis Alor Tengah Utara dalam masa waktu periode kepemimpinannya.
Kegiatan ini, menurut Albert dan Erson, memiliki tujuan yang strategis, yakni membangun silaturahmi dan Solidaritas antara Pemuda yang tersebar di 28 jemaat ini.
Namun juga anak-anak muda harapan gereja dan bangsa ini dibekali dengan ilmu dan pengetahuan agar dengan talenta dan potensi yang dimiliki dapat dikembangkan demi gereja dan tanah air, juga sekaligus untuk pengembangan diri masing-masing sebagai kader gereja.
Untuk itu, lanjut mereka, dalam kegiatan tersebut peserta dibekali dengan dua materi besar, yakni Spritualitas dan Profesionalisme.
Tentang Spritualitas diisi dengan materi pelatihan memimpin persidangan dan rapat-rapat gereja oleh Ketua Pemuda Sinode GMIT, Struktur Organisasi, dan materi Uraian tugas yang berpandangan Etika Kristen juga oleh dibedah Ketua Pemuda Sinode GMIT, dan materi Pelatihan Kotbah Kreatif oleh Pdt. Maacha Laure, S.Th.
Sementara materi profesionalisme adalah Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistek Gereja dengan Pemateri Wartawan Media Kupang, Oktovianus Manehat, Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokasi dan Cair oleh Prodi Kimia Untrib Kalabahi, Pelatihan Pembuatan Minyak Urut oleh Pimpinan Yayasan Bethesda, Pelatihan Pembuatan Anggur Perjamuan dan Pangan Lokal oleh Pdt. Yafet Ramboki, M.Th, Pelatihan Easy Worship oleh Welem Maniyeni, Pelatihan Budidaya Ayam Coper dan Pembuatan Pakan Ternak oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Alor, dan Tekhnik Budidaya Tanaman Semangka dan Pepaya California oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor.
Kegiatan menarik materi lainnya adalah kelas umum yakni pendidikan pengetahuan seks dalam terang kekristenan Perspektif Theologi dan Kesehatan dengan narasumber, Pdt. Yersi B.N. Dethan, S.Th dan dr. Lia Haan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Alor.
Materi kelas umum berikutnya adalah Kewirausahaan: Meneropong Potensi Usaha di Tengah Jemaat oleh Rektor Untrib Kalabahi. Kegiatan ini juga diisi dengan pentas seni dan kerja Bhakti.
Berkaitan dengan materi kegiatan tersebut, Albert dan Esron mengatakan, kegiatan ini untuk mempersiapkan para pemuda gereja untuk memiliki pengetahuan yang mendalam dan iman yang kuat dengan nilai-nilai spritualitas gereja, dan bagian pentingnya juga adalah Pemuda sebagai gereja masa depan harus dipersiapkan dengan ilmu dan pengetahuan yang mendalam untuk mengembangkan potensi diri mereka agar berguna bagi diri, keluarga, gereja dan bangsa.
Oleh karena itu, tegas keduanya, materi yang ada juga dibekali dengan muatan pengetahuan untuk menjadi pelaku muda dan usahawan muda dalam menjawab program daerah Gerbang Timur dan Program Nasional Makan Siang Bergizi.
Sementara Erens Blegur mengapresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Pemuda Klasis Alor Tengah Utara yang rutin menggelar kegiatan tersebut.
Menurut Erens, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk mengembangkan potensi diri Pemuda diwilayah tersebut sebagai masa depan gereja, dimana dengan kegiatan ini iman dan spritualitas Pemuda semakin kokoh dan memiliki bekal yang kelak akan memberikan sumbangsih nyata bagi gereja dan bangsa. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kegiatan-Camp-di-Altar.jpg)