Minggu, 26 April 2026

Masyarakat Serbu Pasar Pangan Murah di PLBN Motamasin

Bulog menyuplai sedikitnya lima ton beras, 60 liter minyak goreng, dan 120 kilogram gula pasir untuk dipasarkan kepada masyarakat

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
PANGAN MURAH - Bidang Pengelola PLBN Motamasin menggelar kegiatan Pasar Pangan Murah di Wisma PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka, Selasa (16/9/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Bidang Pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin menggelar kegiatan Pasar Pangan Murah di Wisma PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini terselenggara melalui koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, Bulog menyuplai sedikitnya lima ton beras, 60 liter minyak goreng, dan 120 kilogram gula pasir untuk dipasarkan kepada masyarakat sekitar.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang PLBN Motamasin, Puspitorini, S.P., M.A.P., mengatakan kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses bahan pangan dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran.

“Pasar pangan murah ini diselenggarakan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kami berharap semua stok yang tersedia bisa terjual habis atau terdistribusi sepenuhnya kepada warga sekitar. Ini juga sebagai upaya meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan rumah tangga,” ungkap Puspitorini.

Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi. Sejumlah warga langsung menyerbu lapak pasar murah untuk membeli beras, minyak goreng, maupun gula pasir dengan harga miring.

Salah satu warga, Alfons Ulu Bau asal Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia bahkan membeli hingga 45 karung beras dengan total Rp 2.700.000.

“Satu karung ini isinya lima kilogram beras. Di sini harganya Rp 12.000 per kilo, jadi satu karung hanya Rp 60.000. Kalau di toko sekitar Kobalima, harga beras sudah Rp 16.000 per kilo. Jadi mumpung ada murah, saya beli banyak,” ujar Alfons.

Selain beras, harga minyak goreng dan gula pasir juga dijual jauh lebih murah dari harga pasar. Minyak goreng merek Kita dibanderol Rp 19.000 per liter, sementara di toko biasanya Rp 23.000. Sedangkan gula pasir hanya Rp 18.000 per kilogram, lebih rendah dibanding harga pasaran yang mencapai Rp 22.000 sampai Rp 23.000 per kilogram.

Menurut Puspitorini, pasar pangan murah itu diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu menekan laju inflasi di daerah perbatasan. Kegiatan serupa akan terus diupayakan agar masyarakat di kawasan perbatasan dapat lebih sejahtera dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ito)

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved