Kamis, 4 Juni 2026

Ramadan 2026

Jelang Idul Fitri, Polres Malaka dan Disperindag Pantau Harga Sembako di Pasar dan Toko Pengecer

untuk komoditas minyak goreng merek Minyak Kita, sejumlah pengecer menyampaikan bahwa stok saat ini masih kosong

Tayang:
Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA 
HARGA SEMBAKO - Jajaran Polres Malaka bersama Disperindag Kabupaten Malaka saat melakukan pengecekan ketersediaan serta pemantauan harga sembako di sejumlah pasar dan toko pengecer di wilayah Kabupaten Malaka, Sabtu (28/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polres Malaka dan Disperindag Kabupaten Malaka pantau harga sembako
  • Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga
  • Tim menemukan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai yang saat ini mencapai Rp 65.000 per kilogram

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jajaran Polres Malaka bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malaka turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan ketersediaan serta pemantauan harga bahan kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar dan toko pengecer di wilayah Kabupaten Malaka.

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan lonjakan permintaan bahan pangan.

Pemantauan dipimpin langsung Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kanit Tipidter Polres Malaka, AIPDA Fransiskus Tnesi pada Sabtu (28/2/2026).

Ia didampingi tiga personel Unit Tipidter serta dua perwakilan dari Dinas Perindag Kabupaten Malaka.

Tim menyasar sejumlah titik distribusi, mulai dari pasar tradisional hingga toko pengecer, guna memastikan harga tetap terkendali dan tidak terjadi praktik penimbunan barang.

Baca juga: YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H

Kepada POS-KUPANG.COM, AIPDA Fransiskus menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman, terutama menjelang Idul Fitri

Menurutnya, momen hari raya biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan konsumsi, sehingga pengawasan harus dilakukan secara intensif untuk mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.

“Secara umum hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga sembako masih relatif normal dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Ketersediaan komoditas seperti beras, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya juga dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Meski demikian, tim menemukan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai yang saat ini mencapai Rp 65.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang berdampak pada menurunnya hasil panen petani. 

Baca juga: Sambut Ramadan, PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal bagi Industri dan Ritel di Kupang

Selain itu, sebagian pedagang memperoleh pasokan cabai dari Kabupaten Belu dengan harga awal yang sudah relatif tinggi, sehingga turut memengaruhi harga jual di tingkat pasar Kabupaten Malaka.

Sementara untuk komoditas minyak goreng merek Minyak Kita, sejumlah pengecer menyampaikan bahwa stok saat ini masih kosong.

Kekosongan terjadi karena distributor belum mendistribusikan barang ke wilayah Kabupaten Malaka. 

Kondisi tersebut, menurut AIPDA Fransiskus, akan terus dipantau dan dikoordinasikan bersama instansi terkait agar distribusi dapat segera kembali normal.

Melalui kegiatan ini, AIPDA Fransiskus berharap masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok.

Pengawasan rutin pun akan terus dilakukan hingga perayaan hari raya guna memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga. (ito)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved