Selasa, 9 Juni 2026

Politani

Badan Legislatif Mahasiswa Politani Kupang Resmi Gelar Sidang Pleno I Ormawa 

Kehadiran seluruh elemen organisasi mahasiswa menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola organisasi yang transparan

Tayang:
Penulis: Ray Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Politeknik Pertanian Negeri Kupang menggelar Sidang Pleno I Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2025/2026. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Politeknik Pertanian Negeri Kupang menggelar Sidang Pleno I Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2025/2026
  • Sidang ini sebagai forum resmi untuk menetapkan program kerja, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, serta melakukan evaluasi kinerja organisasi mahasiswa

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Politeknik Pertanian Negeri Kupang menggelar Sidang Pleno I Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2025/2026.

Sidang ini sebagai forum resmi untuk menetapkan program kerja, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, serta melakukan evaluasi kinerja organisasi mahasiswa.

"Kami telah melaksanakan sidang pleni organisasi mahasiswa periode 2025/2026," ujar Ketua BLM Politani Kupang, Sonya Natalia Rambu dalam keterangannya, Senin 8 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026 tersebut, dihadiri oleh unsur BLM, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). 

Kehadiran seluruh elemen organisasi mahasiswa menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa.

Mengusung tema "Transformasi Kolektif: Menanggalkan Ego Sektoral demi Mencapai Tujuan Organisasi yang Progresif", sidang pleno menjadi ruang strategis untuk membahas capaian program kerja sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi organisasi mahasiswa dalam menjalankan perannya di lingkungan kampus.

Menurut Sonya kegiatan tersebut merupakan wadah bagi seluruh Ormawa untuk memaparkan program kerja yang telah dirancang, melaporkan progres pelaksanaannya, serta melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah berjalan.

"Sidang pleno ini menjadi wadah bagi BLM dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja seluruh Ormawa selama satu periode ke depan," ujar Sonya.

Menurutnya, fungsi pengawasan yang dijalankan BLM dilakukan melalui pemantauan pelaksanaan program kerja, meminta laporan perkembangan kegiatan, melakukan evaluasi, serta berkoordinasi dengan BEM dan berbagai organisasi mahasiswa lainnya.

Baca juga: Adu Gagasan Empat Kandidat Direktur, Politani Kupang Bidik Kampus Vokasi Pertanian Unggul

"Pengawasan dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap program berjalan sesuai rencana dan harapan bersama, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi mahasiswa," tegasnya.

Sonya berharap Sidang Pleno I dapat menjadi momentum awal yang baik bagi seluruh organisasi mahasiswa untuk bekerja secara profesional, aktif berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampus.

Sementara itu, Ketua BEM Politani Kupang periode 2025/2026, Rendy Sanggur, menilai Sidang Pleno I merupakan forum konstitusional yang penting untuk mengukur kinerja organisasi secara objektif dan kritis, sekaligus menjadi ruang refleksi terhadap berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi Ormawa.

"Kami memandang sidang pleno sebagai ruang demokratis untuk mengevaluasi kinerja seluruh Ormawa. Kritik dan masukan yang muncul dalam forum ini harus diterima sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih baik, bukan dianggap sebagai ancaman," kata Rendy.

Ia menambahkan, keberhasilan organisasi mahasiswa tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak dan manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa.

"Organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas program dan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Forum evaluasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengidentifikasi berbagai kendala, meningkatkan efektivitas program kerja, serta memperkuat sinergi antar-Ormawa," tegasnya. (rey)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved