Podcast Pos Kupang
Panti Lansia Budi Agung Kupang Komitmen Lansia Sehat dan Berdaya
Sedangkan kalau untuk wilayah Flores, pelayanannya untuk sedaratan Flores dan Lembata tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang dari luar daerah.
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Panti Lansia Budi Agung Kupang berkomitmen untuk para lansia sehat dan berdaya.
Kepala UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia, Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Xaverius Nong, S.Hut., dalam Podcast Pos Kupang, Selasa, 02/06/2026 mengatakan, banyak kegiatan yang bisa dilakukan para lansia untuk sehat dan berdaya.
"Kalau untuk UPTD sendiri kami banyak kegiatan tidak hanya terapi, senam bersama, itu kami berdayakan dengan menanam. Ada yang hobinya menanam sayur kami cari keluar, saya kerjasama dengan Dinas Pertanian provinsi, terimakasih pak Umbu kepala dinasnya, saya dapat bibit sayuran, nanti lansia-lansia itu yang menanam sayur. Saya juga terimakasih kepada pak Kadis Perikanan provinsi kemarin kami dibantu lele seribu ekor. Itu juga lansia yang mengurusnya.
Jadi cita-cita saya, setelah itu dipanen, sayur dan lelenya, dijual, uangnya itu buat lansia, jualnya pun ke panti sendiri ke orang dapur untuk mereka makan. Ada juga yang bisa menenun kita berdayakan, ada yang bisa menyulam, ada yang bisa buat tempat sirih pinang atau tempat untuk handphone. Jadi ada orang yang berkunjung kita pajang untuk dijual, hasil kreasi dari lansia," ungkapnya.
"Kalau dalam lingkup kami sendiri melayani mulai dari tempat tinggal, mereka tinggal dalam panti, makan minum juga dalam panti, tidak hanya itu, kita ada terapi, konselingnya, jadi mereka yang punya masalah ada kita punya teman-teman peksos yang handal untuk melakukan terapi, ada pemeriksaan kesehatan rutin, karena kami juga punya dokter dan perawat," katanya.
Baca juga: Kemensos RI Minta Pemda di Provinsi NTT Bangun Rumah Singgah untuk Lansia
Untuk wisma tempat tinggalnya sendiri di Kupang ada 12 wisma sedangkan di Maumere ada 8 wisma dengan satu wisma ditempati 8 sampai 10 orang.
Wilayah pelayanan seksi Budi Agung di Kupang sendiri meliputi wilayah pulau Timor mulai dari Atambua sampai Kota Kupang, lalu Alor, Sumba seluruhnya, Rote Ndao dan Sabu Raijua.
Sedangkan kalau untuk wilayah Flores, pelayanannya untuk sedaratan Flores dan Lembata tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang dari luar daerah.
"Di Kupang, sesuai kuota anggaran ada 75 orang, di Maumere 65 orang," ucapnya.
Pelayanan yang dilakukan setiap hari adalah pengasuh membersihkan wisma atau kamar tempat tidur, mencuci pakaian, memandikan, makan minumnya diambil dari dapur dan disajikan.
"Ada yang harus disuap ya disuap makanannya, ada beberapa yang bed rest, itu dimandikan, digantikan pampersnya, itu rutin setiap hari seperti itu pelayanannya," ujarnya. (uzu)
Ikuti berita POS-KUPANG. COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Podcast-dengan-kepala-UPTD-Lansia.jpg)