Minggu, 31 Mei 2026

Hari Lahir Pancasila 2026

Bupati Ende: Siapapun yang Hadir Pada Upacara Harla Panasila di Ende Tidak Penting, Ini Sebabnya

Masyarakat Kabupaten Ende menginginkan upacara Hari Lahir (Harla) Pancasila.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO 
PAWAI OBOR - Pawai obor dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2026 di Kota Ende, Sabtu (30/5/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat Kabupaten Ende menginginkan upacara Hari Lahir (Harla) Pancasila.  
  • Namun Bupati Ende, Yosef Badeoda mengatakan, siapapun yang hadir nanti lebih penting karena yang terpenting bahwa setiap tahun Masyarakat diingatkan bahwa Bung Karno melahirkan ide-ide Pancasila itu di Kota Ende. 
  • Peringatan Harlah Pancasila di Ende tahun 2026 kembali menjadi perhatian publik.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE – Masyarakat Kabupaten Ende menginginkan upacara Hari Lahir (Harla) Pancasila.  Namun Bupati Ende, Yosef Badeoda mengatakan, siapapun yang hadir nanti lebih penting karena yang terpenting bahwa setiap tahun Masyarakat diingatkan bahwa Bung Karno melahirkan ide-ide Pancasila itu di Kota Ende. 

Peringatan Harlah Pancasila di Ende tahun 2026 kembali menjadi perhatian publik.

Setelah dalam enam tahun terakhir dipimpin oleh berbagai pejabat negara mulai dari bupati, gubernur, menteri hingga presiden, tahun 2026 apel peringatan Hari Lahir Pancasila direncanakan akan dipimpin oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul.

Rencana kehadiran Menteri Sosial RI tersebut menambah daftar pejabat tinggi negara yang pernah memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Ende, daerah yang dikenal sebagai tempat Bung Karno merumuskan gagasan dasar negara Indonesia.

Pada tahun 2025, apel Hari Lahir Pancasila dipimpin oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena.  Setahun sebelumnya, pada 2024, inspektur upacara adalah Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake.

Sementara itu, pada tahun 2023, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI saat itu, Mahfud MD, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende. 

Pada 2022, Presiden RI Joko Widodo secara langsung memimpin upacara apel peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dipusatkan di Kota Ende.

Pada tahun 2021, peringatan Hari Lahir Pancasila dipimpin oleh Bupati Ende saat itu, Djafar Ahmad, di halaman Kantor Bupati Ende. 

Sedangkan pada tahun 2020, di tengah merebaknya pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ende tidak menyelenggarakan upacara peringatan karena fokus pada upaya penanganan pandemi serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.

Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat yang menginginkan Presiden Prabowo Subianto hadir memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Ende, 1 Juni 2026, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menegaskan, yang terpenting bukanlah siapa pejabat yang hadir, melainkan bagaimana nilai-nilai Pancasila terus dihayati dan diamalkan oleh masyarakat.

“Siapapun yang hadir itu tidak penting bagi kita. Yang penting bagi kita adalah bagaimana setiap tahun kita diingatkan bahwa Bung Karno melahirkan ide-ide Pancasila itu di Kota Ende. Tahun ini kita kedatangan Menteri Sosial, kita tidak tahu nanti tahun depan bisa saja Presiden yang datang,” tegas Badeoda.

Menurutnya, esensi peringatan Hari Lahir Pancasila adalah menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap sejarah lahirnya ideologi negara yang digagas oleh Bung Karno selama masa pengasingannya di Ende.

Badeoda juga mengungkapkan bahwa  Kota Ende saat ini telah ditetapkan sebagai bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama sejumlah kota lain yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Bung Karno.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved