Minggu, 31 Mei 2026

NTT Terkini

FEATURE: Pemprov NTT Gandeng Undana Cegah Kecanduan Gadget Lewat Siber Sehat 

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk membahas pembentukan Klinik Digital

Tayang:
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, ST., M.Eng 

Ringkasan Berita:
  • PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk membahas pembentukan “Klinik Digital” melalui program Siber Sehat NTT sebagai upaya mencegah kecanduan gadget dan dampak negatif dunia digital.
  • Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT bersama jajaran pimpinan Undana di Ruang Rapat Rektor Lt. 2 Rektorat Undana, Rabu (29/4).
 

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Program Siber Sehat NTT akan difokuskan pada edukasi kepada pelajar, mahasiswa, orang tua, hingga masyarakat umum agar tidak terjebak dalam kecanduan gadget yang bisa memicu stres, frustrasi, dan gangguan psikologis lainnya.

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk membahas pembentukan “Klinik Digital” melalui program Siber Sehat NTT sebagai upaya mencegah kecanduan gadget dan dampak negatif dunia digital.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT bersama jajaran pimpinan Undana di Ruang Rapat Rektor Lt. 2 Rektorat Undana, Rabu (29/4).

Audiensi itu membahas penguatan strategi kemitraan, sinkronisasi program kerja lintas sektor, peluang kolaborasi strategis, serta pemantapan komunikasi publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Adi Mandala, mengatakan gagasan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam menyikapi perkembangan dunia digital yang semakin kompleks.

Menurut Adi Mandala, penggunaan teknologi secara berlebihan mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena berpotensi memengaruhi kesehatan mental, terutama bagi anak-anak dan remaja.

“Kami ingin menghadirkan semacam klinik digital, bukan klinik dalam arti sesungguhnya, tetapi ruang edukasi untuk membantu masyarakat agar lebih bijak menggunakan teknologi digital,” ujar Adi Mandala.

Adi Mandala menjelaskan, Program Siber Sehat NTT akan difokuskan pada edukasi kepada pelajar, mahasiswa, orang tua, hingga masyarakat umum agar tidak terjebak dalam kecanduan gadget yang bisa memicu stres, frustrasi, dan gangguan psikologis lainnya.

Selain itu, Pemprov NTT juga membutuhkan dukungan perguruan tinggi untuk menyediakan data riset yang akurat serta keterlibatan tenaga ahli dari bidang psikologi, kesehatan, dan teknologi informasi.

“Kami berharap Undana bisa membantu dari sisi penelitian, data yang reliabel, serta pendampingan tenaga akademisi untuk edukasi maupun advokasi,” kata Adi Mandala.

Sementara itu, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, menyatakan pihaknya menyambut baik gagasan tersebut dan siap mendukung pembentukan program Siber Sehat NTT.

Jefri Bale mengatakan, sejumlah hal penting sedang dimatangkan, mulai dari aspek pencegahan, mekanisme penanganan masyarakat yang terindikasi kecanduan digital, hingga penyusunan regulasi, kelembagaan, sumber daya manusia, dan SOP.

“Kalau semuanya sudah matang, akan kami sampaikan kepada Pak Gubernur untuk mendapat arahan lanjutan,” ujar Jefri Bale.

Undana berharap program ini nantinya menjadi langkah nyata meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari dampak negatif penggunaan teknologi berlebihan. (uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved