NTT Terkini
Syaiful dan Istri Bersyukur Dilindungi Program JKN Saat Jalani Pengobatan Penyakit Jantung
Serangan jantung dapat terjadi sewaktu-waktu akibat penyempitan atau tersumbatnya arteri koroner yang memasok darah ke otot jantung.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE – Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit paling berbahaya di dunia dan dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Serangan jantung dapat terjadi sewaktu-waktu akibat penyempitan atau tersumbatnya arteri koroner yang memasok darah ke otot jantung.
Selain membahayakan nyawa, biaya pengobatan penyakit jantung yang relatif mahal juga sering menjadi kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.
Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan pun menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Mulai dari proses administrasi, pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan dapat diakses dengan lebih mudah oleh peserta JKN.
Manfaat besar Program JKN tersebut dirasakan langsung oleh Syaiful, warga Kabupaten Manggarai Barat yang merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau BPJS gratis yang iurannya ditanggung pemerintah.
Saat ditemui Petugas EP3RS BPJS Kesehatan di RSUD Komodo, kondisi Syaiful terlihat mulai membaik setelah menjalani perawatan rawat inap selama empat hari akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Dalam kesempatan itu, Syaiful menceritakan dirinya rutin menjalani kontrol kesehatan setiap bulan untuk memantau kondisi penyakit jantung yang dialaminya.
Ia harus melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Komodo.
Baca juga: Cara Mudah Cek Tagihan Iuran JKN BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile JKN agar Tidak Didenda
Meski menggunakan Program JKN, Syaiful mengaku pelayanan kesehatan yang diterimanya sangat baik dan tidak berbeda dengan pasien lainnya.
Mulai dari pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga pelayanan di rumah sakit, seluruh tenaga kesehatan dinilai ramah dan memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.
“Walaupun saya menggunakan Program JKN dari BPJS Kesehatan, pelayanan yang saya dapatkan sangat bagus. Dari awal berobat di fasilitas kesehatan sampai dirawat di rumah sakit, semuanya dilayani dengan baik dan tidak ada perbedaan,” ungkap Syaiful.
Ia juga mengaku tidak pernah mengalami kesulitan dalam mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan selama menjalani pengobatan rutin.
Seluruh obat yang diresepkan dokter selalu tersedia sehingga proses pengobatannya dapat berjalan lancar.
| KSP Kopdit Pintu Air Buka Peluang Tambah 27 Cabang Baru, Target 86 Jaringan Pelayanan |
|
|---|
| PLN Hadirkan Keadilan Energi dan Edukasi Keselamatan bagi Warga Kondamara Sumba Timur |
|
|---|
| 824 Personel Gabungan Disiagakan, Kapolda NTT & Danrem Cek Langsung Pengamanan Kunker Wapres Gibran |
|
|---|
| Pemerintah Ingkar Janji, Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Peresmian PSN Tambak Garam Rote Ndao |
|
|---|
| Bakti Pancasila PLN Lewat Penghijauan Lereng Transmisi Belu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Syaiful-warga-Kabupaten-Manggarai-Barat-yang-merupakan-peserta-JKN.jpg)