Breaking News
Kamis, 21 Mei 2026

NTT Terkini

Bakti Pancasila PLN Lewat Penghijauan Lereng Transmisi Belu

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penanaman rumput vetiver (akar wangi) di sekitar Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Karyawan karyawati yang terlibat dalam penanaman rumput akar wangi untuk mencegah erosi tower transmisi SUTT 70 kV di desa Tukubeno TTU. 

POS-KUPANG.COM, BELU – Menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan keandalan listrik yang berkelanjutan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang, PLN melakukan langkah taktis mitigasi risiko bencana berbasis lingkungan dengan memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (20/05).

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penanaman rumput vetiver (akar wangi) di sekitar Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV T.26 jalur Atambua–Kefamenanu, yang terletak di Desa Tukubeno, Kecamatan Tasifeto Barat.

Aksi ini menjadi langkah antisipatif PLN dalam menghadapi potensi longsor yang kerap mengancam daerah berbukit dengan kerawanan erosi tinggi, terutama saat curah hujan meningkat.

Penanaman rumput vetiver dipilih sebagai solusi alami karena sistem perakarannya yang dalam dan kokoh, mampu mengikat struktur tanah sekaligus menjaga stabilitas lereng di sekitar pondasi tower transmisi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kehadiran listrik yang andal di beranda terdepan Indonesia adalah salah satu bentuk pengamalan nyata dari nilai-nilai Pancasila, khususnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

"Menjaga pasokan listrik di wilayah perbatasan bukan sekadar tugas teknis, melainkan sebuah amanah kebangsaan. Dengan memastikan listrik tetap menyala tanpa kedip di Belu, kami sedang merawat rasa keadilan dan pemerataan pembangunan. Penanaman vetiver ini adalah simbol gotong royong antara teknologi dan alam, sebuah bukti bahwa PLN hadir melindungi hajat hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian bumi (tanah air)," ujar Eko.

Sejalan dengan hal tersebut, Manager UPT Kupang, Muhammad Husen, menyampaikan momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pemantik semangat bagi seluruh insan PLN untuk terus mengabdi demi kepentingan publik.

Baca juga: Mimpi yang Jadi Nyata, Langkah Cepat PLN Hadirkan Terang di Kampung Pau Jelang Idul Adha

“Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja dengan semangat pengabdian. PLN tidak hanya menjaga keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga hadir merangkul lingkungan melalui langkah-langkah vegetatif yang berkelanjutan,” ungkap Husen.

Melalui pendekatan berwawasan lingkungan ini, PLN berharap dapat meminimalisir risiko gangguan akibat faktor alam secara jangka panjang. Langkah mitigasi ini menjadi cerminan nyata peran PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya berorientasi pada aspek operasional, melainkan juga pada aspek sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan mengobarkan semangat Pancasila, PLN terus berkomitmen menghadirkan energi listrik yang andal, aman, dan ramah lingkungan guna mendorong roda perekonomian, mendukung pembangunan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved