Kamis, 21 Mei 2026

NTT Terkini 

Mimpi yang Jadi Nyata, Langkah Cepat PLN Hadirkan Terang di Kampung Pau Jelang Idul Adha

Lewat menyalanya listrik di Kampung Pau, PLN berharap denyut nadi perekonomian desa dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO -PLN
GOTONG ROYONG - Masyarakat dan para petugas PLN bergotong royong untuk mengangkut material pembangunan jaringan listrik ke Kampung Pau.  

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Menyambut momentum penuh berkah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, komitmen PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat dalam melistriki wilayah pelosok kembali membuahkan hasil nyata.

Melalui inovasi pemanfaatan Material Return and Warehouse Inventory (MRWI), PLN berhasil mempercepat penyambungan listrik bagi 24 kepala keluarga di Kampung Pau, Desa Benteng Tado, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Minggu (17/05).

Kehadiran listrik ini sekaligus mengakhiri penantian panjang warga yang telah mendambakan penerangan sejak puluhan tahun silam, sekaligus menjadi kado istimewa menyambut hari raya.

Program pemanfaatan MRWI merupakan langkah strategis PLN dalam mengoptimalkan material existing yang masih andal dan sangat layak pakai. Strategi ini terbukti ampuh mengakselerasi pembangunan infrastruktur kelistrikan, khususnya di wilayah-wilayah terpencil yang membutuhkan penanganan cepat agar masyarakat dapat segera menikmati akses energi.

Baca juga: Perokris PLN Sumba Hadirkan Terang Sukacita di Desa Mbatakapidu

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F Eko Sulistyono, menegaskan bahwa upaya melistriki pedalaman NTT bukan sekadar pemenuhan target infrastruktur, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk menghadirkan keadilan energi.

"Kami memahami betul betapa besarnya arti kehadiran listrik bagi saudara-saudara kita di pelosok, terlebih menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha. Oleh karena itu, insan PLN terus berinovasi, salah satunya lewat optimalisasi aset MRWI ini agar proses konstruksi di lapangan bisa dipangkas menjadi lebih cepat. Harapan kami, hadirnya listrik di Kampung Pau tidak hanya menyinari rumah-rumah warga, tetapi juga menyalakan fajar harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup, pendidikan anak-anak, dan roda ekonomi lokal," ungkap Eko.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, menjelaskan bahwa pemanfaatan MRWI menjadi potret efisiensi sekaligus bukti kecepatan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Pemanfaatan MRWI ini menjadi bentuk komitmen PLN untuk terus menghadirkan listrik bagi masyarakat secara efektif. Dengan pengelolaan aset yang cermat, proses pembangunan jaringan dapat dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat Kampung Pau akhirnya bisa menikmati listrik tanpa harus menunggu lebih lama. Ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan jarak bukan penghalang ketika kita bergerak dengan kreativitas dan kepedulian,” ujar Eki.

Rasa haru dan bahagia tak bisa disembunyikan oleh warga Kampung Pau. Perwakilan masyarakat setempat, Rofinus Edison Risal, menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh pihak yang telah mengawal aspirasi mereka hingga impian puluhan tahun tersebut akhirnya menjadi kenyataan.

"Terima kasih atas kerja sama dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Bupati, lembaga DPRD, manajemen PLN, serta semua pihak yang terlibat dalam perjuangan ini,” tutur Rofinus.

Ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada para petugas PLN yang bertaruh peluh di lapangan demi menyalakan harapan di kampung mereka.
"Kami sangat menghargai dedikasi para petugas di lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah, menembus medan sulit, baik saat cuaca panas maupun hujan, agar listrik ini bisa segera menyala di rumah-rumah kami. Perjuangan mereka luar biasa," imbuhnya.

Lewat menyalanya listrik di Kampung Pau, PLN berharap denyut nadi perekonomian desa dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung pemerataan akses energi yang berkeadilan hingga ke halaman depan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved