Senin, 18 Mei 2026

TTU Terkini

Pemkab TTU Bakal Bangun 22 Unit Rumah melalui Program TULUS Plus Sanitasi Tahun 2026

Hal ini disebabkan oleh para suplayer belum berani menandatangani PKS karena fluktuasi harga bahan bangunan di lapangan belum menentu.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Gregorius Nai 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) bakal membangun sebanyak 22 unit rumah pada tahun 2026.

Rumah tersebut dibangun melalui Program TULUS Plus Sanitasi.

Sebanyak 22 unit rumah tersebut dibangun melalui alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten TTU tahun 2026. Anggaran ini sudah disetujui dalam rapat bersama DPRD pada tahun 2025 lalu.

Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Gregorius Nai mengatakan, pada tahun 2026 ini calon penerima bantuan yang sudah ditetapkan sebanyak 5 orang. Empat unit rumah belum dilakukan pengerjaan.

Baca juga: Polres TTU Dorong Upaya Mediasi antara Korban dan Pelaku Kasus Penganiayaan Guru di Kaubele

"Sudah MoU tapi belum bisa perjanjian kerja sama atau PKS," ujarnya Minggu, 17 Mei 2026.

Hal ini disebabkan oleh para suplayer belum berani menandatangani PKS karena fluktuasi harga bahan bangunan di lapangan belum menentu.

Oleh karena itu pembangunan 4 unit rumah itu belum terealisasi.

Empat unit tersebut yakni 1 unit di Desa Nifuboke, 1 unit di Desa Banafanu, 1 di Desa Nilulat dan 1 unit di Desa Taekas. 

Sedangkan satu unit rumah lainnya sudah dilakukan pengerjaan sejak bulan lalu. Pengerjaan 1 unit rumah ini bisa dilakukan karena penandatanganan PKS dilaksanakan sebelum harga bahan bangunan masih stabil.

Ia menuturkan, saat ini pembangunan rumah layak huni tersebut telah dimulai. Rumah pertama yang menjadi sasaran pembangunan yakni milik Atlet Futsal Putri RI, Astin Olin.

"Saat ini pembangunan tembok sudah rata kosen. Mungkin minggu depan itu kita sudah tahap kap batu untuk kuda-kuda," ucapnya.

Pembangunan rumah milik atlet futsal putri ini dinilai cukup cepat. Pasalnya, pembangunan tembok nyaris tuntas kendati baru sebulan dimulai pengerjaan.

Diperkirakan serah terima rumah tersebut tidak mencapai waktu 3 bulan. Sasaran penerima bantuan ini meliputi korban dampak bencana, keluarga tidak mampu, atlet berprestasi dan evakuasi karena dampak program nasional.

Ia menegaskan bahwa, sasaran pembangunan rumah layak huni ini adalah mereka yang tidak mampu secara ekonomi dan atlet berprestasi. (bbr)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved