Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 17 Mei 2026: Aku Mendoakan Mereka
Ia berdoa dengan dua intensi. Pertama, agar para murid bersatu. Kedua, agar Allah melindungi mereka dari berbagai kejahatan dunia.
Yoh 17:1-11a
Oleh: RD. Maxi Un Bria
Rohanian Keuskupan Agung Kupang,dan Ketua Unio Indonesia.
POS-KUPANG.COM - Doa merupakan komunikasi yang terdalam dan berkualitas antara manusia dengan Tuhan. Doa juga dapat menjadi jembatan dan perekat hati dengan sesama.
Semakin manusia berdoa semakin besar ia mengenal dan bersekutu dengan Allah. Demikian juga semakin seseorang mendoakan sesamanya, semakin kuat bertumbuh perasaan kasih sayang terhadapnya.
Doa sebagai komunikasi yang indah dan suci, antara pribadi beriman dengan Allah yang diimani. Dalam komunikasi rohani ini, manusia mengekspresikan syukur dan harapannya kepada Tuhan.
Keheningan, disposisi hati dan lingkungan berikut ketekunan dalam doa ikut mendukung persekutuan dan penyatuan diri dengan Allah secara mendalam.
Baca juga: Opini: Pesta Babi dan Sikap Kristen di Tengah Krisis Sosial PolitikÂ
Yesus sebelum berpisah dengan para murid-Nya, Ia berdoa bagi mereka. Ia menyampaikan harapanNya kepada Allah Bapa dengan tekun dan menyatu dengan Bapa-Nya.
Ia berdoa dengan dua intensi. Pertama, agar para murid bersatu. Kedua, agar Allah melindungi mereka dari berbagai kejahatan dunia.
"Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka yang yang telah Engkau berikan,s ebab mereka adalah milik-Mu" ( Yoh 17 :9).
Yesus mendoakan para murid dan menyerahkan mereka dalam kasih dan perlindungan Allah Bapa.
Yesus mengekspresiakan harapan-Nya dalam doa sebagai bukti kasih, kepedulian dan tanggungjawab-Nya terhadap Bapa yang telah mempercayakan para murid ke dalam tuntunan dan penggembalaan-Nya.
Sebagai bentuk ketaatan dan persatuan-Nya dengan Allah, Ia berdoa agar Allah dimuliakan dalam pekerjaan-pekerjaan yang telah dipercayakan kepada-Nya dan kepada para murid.
Yesus menyadari bahwa Ia pergi untuk menyatu dengan Bapa-Nya sementara para murid masih melanjutkan misi kerasulan di tengah dunia. Yesus menyadari bahwa dunia yang penuh dengan tantangan dan godaan.
Dunia yang selalu diwarnai dengan penganiayaan, kekerasan, kejahatan dan berbagai godaan. Karena itu Ia berdoa kepada para murid yang tinggal di tengah dunia.
Yesus juga berharap agar para murid bertekun dalam doa agar mereka sanggup bertahan dalam aneka cobaan dan kejahatan dunia.
Maxi Un Bria
Renungan Harian Katolik
Hari Komunikasi Sosial Sedunia
Paus Leo XIV
Tuhan Yesus Kristus
Hari Kenaikan Yesus Kristus
| Renungan Harian Katolik Minggu 17 Mei 2026, “Bicara dengan Hati, Bertindak dengan Nurani” |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 17 Mei 2026, “Bapa, Permuliakanlah Anak-Mu” |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 17 Mei 2026, Bersatu Dalam Kasih: Suci-Kudus-Sakral |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 16 Mei 2026, "Mintalah Supaya Penuhlah Sukacitamu" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 16 Mei 2026, "Mintalah dalam Nama-Ku" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/RD-Maxi-Un-Bria-02.jpg)