NTT Terkini
Hadiri Musda KAI NTT, Ketum Siti Jamila Lubis Minta Penguatan Soliditas Advokat
Siti Lubis juga mengingatkan kepada para pemilik suara, baik dari DPD maupun DPC, agar menentukan pilihan berdasarkan hati nurani,
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI), Siti Jamila Lubis meminta adanya penguatan soliditas organisasi advokat
- Siti Lubis menegaskan pentingnya persatuan dan kekompakan dalam organisasi advokat
- Ia menyebut, kepemimpinan yang lahir dari pilihan tulus akan lebih mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG –Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI), Siti Jamila Lubis meminta adanya penguatan soliditas organisasi advokat.
Siti Lubis menegaskan pentingnya persatuan dan kekompakan dalam organisasi advokat.
Dia menyampaikan itu ketika hadir dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPR KAI NTT yang digelar di Hotel Kristal Kupang pada Sabtu, (2/5/2026).
Dalam arahannya di hadapan para peserta Musda, Siti Lubis menekankan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI NTT harus mampu merangkul seluruh anggota, termasuk pihak yang tidak terpilih dalam kontestasi.
Baca juga: DPD KAI NTT Lantik 24 Advokat Baru, Pengurus Tekankan Hal Penting
“Siapa pun pemenangnya harus tetap solid. Rangkul yang kalah, libatkan dalam kepengurusan. Jangan sampai ada perpecahan hanya karena pemilihan ketua,” katanya.
Musda IV KAI NTT sendiri diikuti dua pasangan calon ketua, yakni Ferdy Maktaen berpasangan dengan Biante Singh, serta Erryc Mamoh bersama Arnold J.F. Sjah. Kedua kandidat dinilai memiliki kapasitas dan kekuatan yang seimbang untuk memimpin organisasi advokat di daerah tersebut.
Siti Lubis juga mengingatkan kepada para pemilik suara, baik dari DPD maupun DPC, agar menentukan pilihan berdasarkan hati nurani, bukan karena kepentingan tertentu.
Ia menyebut, kepemimpinan yang lahir dari pilihan tulus akan lebih mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Pilihlah dari hati nurani, siapa yang benar-benar mampu memimpin. Jangan ragu dalam menentukan pilihan, karena ini untuk masa depan organisasi,” ujarnya.
Baca juga: Advokat KAI NTT Diminta Profesional Bantu Orang Tertindas
Dia menyoroti pentingnya menjaga etika dan marwah profesi advokat. Menurutnya, advokat harus tampil rapi, profesional, dan menjaga sikap, karena profesi tersebut sangat dihormati oleh masyarakat.
“Yang menjatuhkan martabat advokat itu kita sendiri. Maka tunjukkan bahwa advokat itu profesional, berpenampilan baik, dan berintegritas,” katanya.
Selain itu, Siti Lubis juga mendorong pengurus KAI di daerah untuk terus memperluas keanggotaan, salah satunya melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.
Dia menargetkan jumlah anggota KAI di NTT yang saat ini lebih dari 429 orang dapat terus meningkat di masa mendatang.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi advokat dalam pembangunan hukum di daerah.
Baca juga: Ketua dan Sekretaris DPD KAI NTT Terpilih Gelar Konsolidasi ke DPC KAI Kabupaten TTU
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Suasana-Musda-IV-DPD-KAI-NTT.jpg)