Selasa, 28 April 2026

NTT Terkini 

Seleksi BUMD Pemprov NTT Diminta Transparan dan Berbasis Kinerja 

Ke depan, Ricky menekankan pentingnya penguatan manajemen BUMD yang lebih akuntabel, berbasis kinerja, dan berorientasi hasil. 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
BUMD - Dua perusahaan daerah milik Pemprov NTT yang sedang melaksanakan seleksi Komisaris dan Direksi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Proses seleksi manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Flobamora dan PT KIB, diharapkan mengedepankan prinsip integritas, kompetensi, dan rekam jejak sebagai dasar utama dalam menentukan figur yang tepat. 

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Ricky Ekaputra Foeh mengatakan, seleksi yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang profesional dan berorientasi pada kinerja. 

Ia menegaskan bahwa manajemen ideal tidak hanya memahami potensi daerah, tetapi juga mampu mengelola perusahaan secara efisien, adaptif, dan akuntabel.

“Jaminan transparansi dapat dilihat dari proses yang terbuka, kriteria yang jelas, serta hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujarnya, Senin (27/4/2026). 

Baca juga: Pansel Tetapkan Dua Direktur BUMD Rote Ndao, Gustaf Folla dan Charles Pelle Lulus Seleksi


Ia juga mengingatkan para calon pimpinan BUMD agar menyusun visi dan misi secara realistis, berbasis data, serta fokus pada solusi atas persoalan utama yang dihadapi perusahaan. 

Dari perspektif akademisi, Ricky menilai BUMD di daerah masih memiliki ruang besar untuk pembenahan, terutama dalam optimalisasi kinerja dan pengelolaan potensi.

Lebih lanjut, ia menyoroti kontribusi BUMD terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum optimal. Idealnya, BUMD berperan sebagai sumber pendapatan daerah melalui dividen, penggerak ekonomi lokal, sekaligus instrumen pelayanan publik.

“Dalam praktiknya, kontribusi tersebut masih terbatas. Ini dipengaruhi oleh tata kelola yang belum kuat, arah bisnis yang kurang fokus, efisiensi operasional yang belum maksimal, serta belum konsistennya penerapan prinsip profesionalisme dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Ke depan, Ricky menekankan pentingnya penguatan manajemen BUMD yang lebih akuntabel, berbasis kinerja, dan berorientasi hasil. 

Dengan demikian, kata dia, keberadaan perusahaan daerah benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi keuangan daerah dan pembangunan ekonomi. 

Kepala Biro Perekonomian Setda NTT Selfy Nange yang dihubungi terpisah ihwal proses seleksi dua perusahaan Pemprov NTT, hingga kini belum merespon. Biro yang dipimpin Selfy menjadi penyelenggara seleksi tersebut. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved