Rabu, 22 April 2026

Kota Kupang Terkini

IKADA Diharapkan Jadi Organisasi Berdampak, Bukan Sekadar Seremoni

Organisasi tidak boleh berhenti pada seremoni atau kegiatan seremonial. IKADA harus menjadi organisasi yang berdampak

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Mantan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang sekaligus aktivis koperasi, Vincentius Repu, S.E., bersama Walikota Kupang dalam pelantikan pengurus IKADA 2026-2029. Acara pelantikan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. 

Ringkasan Berita:
  • Pengurus Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2026-2029 yang diketuai oleh Isidorus Lilijawa resmi dilantik pada Sabtu, 18 April 2026 lalu
  • Momen ini tidak sekadar seremoni formal, tetapi menjadi titik awal bagi IKADA untuk bergerak lebih jauh sebagai organisasi yang memberi dampak nyata bagi anggota dan masyarakat
  • Vincentius Repu, S.E., MSc.Agr, menegaskan IKADA harus bertransformasi menjadi organisasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Pengurus Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2026-2029 yang diketuai oleh Isidorus Lilijawa resmi dilantik pada Sabtu, 18 April 2026 lalu, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna, diawali dengan upacara adat dari Paguyuban Riung yang menegaskan pentingnya menjaga akar budaya dalam setiap langkah organisasi ke depan.

Momen ini tidak sekadar seremoni formal, tetapi menjadi titik awal bagi IKADA untuk bergerak lebih jauh sebagai organisasi yang memberi dampak nyata bagi anggota dan masyarakat.

Mantan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang sekaligus aktivis koperasi, Vincentius Repu, S.E., MSc.Agr, menegaskan IKADA harus bertransformasi menjadi organisasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Organisasi tidak boleh berhenti pada seremoni atau kegiatan seremonial. IKADA harus menjadi organisasi yang berdampak, yang programnya menyentuh kehidupan anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Vincentius, tantangan utama ke depan adalah menjaga kekompakan internal serta mendorong partisipasi aktif seluruh anggota dalam setiap program yang dijalankan.

Ia menilai kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi pada energi dan keterlibatan orang-orang yang menghidupkannya.

Baca juga: Isidorus Lilijawa dan Pengurus IKADA Kupang Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

“Kalau hanya mengandalkan pengurus tanpa partisipasi anggota, organisasi tidak akan berkembang. Semua harus terlibat dan punya rasa memiliki,” katanya.

Dalam prosesi adat yang mengawali pelantikan, nilai-nilai persaudaraan, penghormatan, dan kebersamaan terasa kuat. Seluruh peserta dipersatukan dalam identitas yang sama sebagai bagian dari masyarakat Ngada.

Vincentius juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi dalam tubuh IKADA. Menurutnya, generasi tua berperan menjaga nilai dan tradisi, sementara generasi muda membawa inovasi dan semangat baru.

“Ketika keduanya berjalan bersama, organisasi tidak hanya bertahan, tetapi juga bertumbuh dan menghasilkan dampak,” jelasnya.

Selain itu, IKADA dinilai memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kearifan lokal masyarakat Ngada dengan dinamika kehidupan Kota Kupang yang terus berkembang.

Organisasi ini diharapkan mampu menjadi penjaga nilai budaya sekaligus penguat solidaritas sosial dan mitra dalam pembangunan masyarakat.

Dalam refleksi pelantikan tersebut, semangat memberi menjadi pesan utama yang digaungkan. Memberi waktu, tenaga, perhatian, dan kepedulian dinilai sebagai fondasi dalam membangun organisasi yang kuat dan berdaya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved