Sabtu, 25 April 2026

Laka lantas Maut di TTU

Laka Lantas Maut di TTU, Polisi Amankan Barang Bukti Satu Unit Sepeda Motor 

Kendaraan roda dua ini diamankan usai terjadi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang bocah berinisial ARA.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI POLRES TTU 
OLAH TKP- Pihak kepolisian Polres TTU saat melaksanakan olah TKP usai insiden kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang bocah berinisial ARA (5), Sabtu, 18 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Polres TTU telah mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Merah Hitam tanpa nomor polisi
  • Kendaraan roda dua ini diamankan usai terjadi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang bocah berinisial ARA
  • Polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Merah Hitam tanpa nomor polisi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP Eliana Papote melalui Kasi Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang mengatakan, pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres TTU telah mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Merah Hitam tanpa nomor polisi.

Kendaraan roda dua ini diamankan usai terjadi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang bocah berinisial ARA.

Ia menerangkan, sebelumnya Satlantas Polres TTU mendatangi TKP di Desa Fatunisuan. Selain mengamankan barang bukti, mereka juga mencatat identitas saksi di TKP.

Setelah itu, mereka mendatangi Puskesmas Eban dan melihat langsung kondisi para korban. Korban ARA (5) meninggal dunia di TKP sesaat setelah insiden itu terjadi.

Baca juga: BREAKING NEWS : Laka Lantas Maut di TTU, Bocah Berusia 5 Tahun Tewas di TKP 

Menurutnya, kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Beat Warna Merah Hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Hironimus Anunut (35) dengan membonceng Delfiana Koin dan anaknya, ARA melaju dari arah Eban, menuju ke rumah korban di Desa Fafinesu C. Anak korban berdiri di bagian depan sepeda motor matic.

Ketika tiba di Desa Fatunisuan, tepatnya di turunan tajam dan berlubang, sepeda motor tersebut mengalami rem blong pada bagian depan dan belakang. Motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi tanpa bisa dilakukan pengereman.

Pengendara sepeda motor ini hilang kendali ketika di jalan menurun di TKP. Pengendara sepeda motor kemudian mengarahkan sepeda motornya menuju kebun lombok di samping jalan raya tersebut.

Sepeda motor tersebut beserta pengendara dan penumpang kemudian terjatuh. Korban ARA yang berdiri di bagian sepeda motor itu terjatuh dan tertindih sepeda motor.

Baca juga: Laka Lantas Maut di TTU, Sepeda Motor Diduga Mengalami Rem Blong 

Sedangkan pengendara sepeda motor dan istrinya terjatuh terpisah. Akibat kecelakaan tersebut anak dari pengendara meninggal dunia di TKP. 

"Sedangkan pengendara dan istrinya mengalami luka ringan," ungkap Wilco.

Menurutnya, kecelakaan maut tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Pengendara sepeda motor bernama, Hironimus Anunut mengalami luka ringan pada jari kaki kiri.

Sedangkan seorang penumpang bernama Delfiana Koin mengalami sakit pada pinggang pasca insiden tersebut. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan serius pada bagian setir.

Saat insiden itu terjadi, kata Wilco, pengendara mengendarai Sepeda Motor Honda Beat Pop warna Merah Hitam tanpa nomor polisi.

Baca juga: Laka Lantas Maut di TTU, Polisi Benarkan Informasi Kecelakaan Tunggal di Desa Fatunisuan

Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang bocah berinisial ARA (5) di Desa Fatunisuan, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT diduga disebabkan oleh sepeda motor yang dikendarai oleh ayah korban bernama Hironimus Anunut (35) mengalami rem blong.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved