Selasa, 7 April 2026

NTT Terkini

Infrastruktur NTT Diperkuat, Anggaran PU Bertambah Rp99,65 Miliar

Kenaikan tersebut terdiri dari tambahan belanja barang sebesar Rp67,75 miliar serta belanja modal sebesar Rp31,90 miliar.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
Kakanwil DJPb Provinsi NTT, Adi Setiawan dalam konferensi pers yang di Aula DJPb NTT (26/3/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp99,65 miliar pada tahun 2026 untuk Provinsi NTT
  • Peningkatan anggaran ini terjadi pada awal triwulan II 2026, di mana total pagu Kementerian PU di NTT naik dari Rp1,44 triliun pada Januari menjadi Rp1,54 triliun pada April 2026
  • Kenaikan tersebut terdiri dari tambahan belanja barang sebesar Rp67,75 miliar serta belanja modal sebesar Rp31,90 miliar

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menambah alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp99,65 miliar pada tahun 2026.

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT , Selasa (7/4/2026), peningkatan anggaran ini terjadi pada awal triwulan II 2026, di mana total pagu Kementerian PU di NTT naik dari Rp1,44 triliun pada Januari menjadi Rp1,54 triliun pada April 2026.

Kenaikan tersebut terdiri dari tambahan belanja barang sebesar Rp67,75 miliar serta belanja modal sebesar Rp31,90 miliar.

Belanja modal ini difokuskan pada pembangunan fisik, terutama untuk memperkuat konektivitas jalan dan jembatan di berbagai wilayah NTT.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi, menurunkan biaya logistik, serta mendukung pengendalian inflasi di daerah kepulauan seperti NTT.

Distribusi anggaran dilakukan melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) di empat wilayah kerja. Untuk Wilayah I yang meliputi Kota Kupang dan Pulau Timor Barat, terjadi kenaikan pagu sebesar Rp2,32 miliar dengan fokus pembangunan jalan.

Di Wilayah II yang mencakup Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, dan Alor, alokasi anggaran bertambah Rp7,6 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan.

Baca juga: Pemerintah Alokasikan Rp1,61 Triliun untuk Akselerasi Infrastruktur NTT 2026

Selanjutnya, Wilayah III yang meliputi Flores Barat dan Sumba memperoleh tambahan Rp4,89 miliar, sementara Wilayah IV yang mencakup Flores Timur, Adonara, dan Lembata mendapatkan tambahan Rp3,37 miliar, dengan fokus yang sama pada penguatan konektivitas jalan dan jembatan.

Penambahan anggaran ini merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta tuntutan percepatan pembangunan di wilayah-wilayah pertumbuhan ekonomi, termasuk kawasan industri dan sentra pertanian.

Dengan meningkatnya alokasi pada sektor konektivitas, pemerintah berharap hambatan distribusi akibat kondisi geografis dapat teratasi, sehingga mobilitas logistik menjadi lebih cepat dan efisien.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur ini akan berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang dan penurunan biaya transportasi, yang pada akhirnya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Melalui Kementerian Keuangan, khususnya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT, pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan dan realisasi anggaran agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Penambahan anggaran infrastruktur ini menegaskan kehadiran negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi NTT serta menjaga inflasi tetap terkendali. (uan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved