Sabtu, 11 April 2026

NTT Terkini

NTT Dapat Penambahan Kuota Jamaah Haji

Hasan juga menyempaikan bahwa pihaknya sudah siap untuk menyelenggarakan haji untuk keberangkatan Mei 2026. 

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Plt Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah NTT Hasan Manuk (kiri) mendampingi Inspektur Wilayah III Kementerian Haji dan Umrah Mulyadi Nurdin saat konsolidasi petugas haji dan ASN di Asrama Haji Kupang pada Selasa (31/3/2026). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jumlah jamaah haji asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan mengikuti ibadah haji pada Mei 2026 bertambah. 

Penambahan kuota jamaah haji itu disampaikan Plt Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah NTT, Hasan Manuk pada Selasa (31/3/2026).  

Dia menyebut, jamaah haji NTT awalnya hanya berjumlah 516 orang, tetapi kemudian mendapat penambahan 17 orang sehingga menjadi 533 orang. 

Kuota jamaah haji reguler untuk Provinsi NTT pada tahun 2026 ditetapkan sebanyak 516 orang oleh Kementerian. Angka tersebut menjadikan NTT sebagai salah satu provinsi dengan alokasi kuota terkecil di Indonesia.

Baca juga: Jemaah Haji NTT Dijadwalkan Berangkat 12 Mei, Umroh Tidak Terdampak Konflik Timur Tengah

Adapun total kuota haji Indonesia sendiri pada 2026 adalah 221.000 jemaah, dengan penyesuaian sistem pembagian proporsional.

Hasan juga menyempaikan bahwa pihaknya sudah siap untuk menyelenggarakan haji untuk keberangkatan Mei 2026. 

"Persiapan kita ya dokumen dan seluruh jamaah sudah siap. Insya Allah tanggal 11 Mei masuk asrama embarkasi Sukolilo Surabaya, lalu tanggal 12 Mei terbang ke Arab Saudi," ungkap Hasan kepada POS-KUPANG.COM di Asrama Haji Kupang. 

"Insya Allah semua dalam keadaaan siap dan kehadiran pak Inspektur wilayah III memberikan motivasi dan penguatan luar biasa khusus bagi petugas, baik petugas kloter, maupun non kloter yang hari ini berlangsung dengan lancar," jelas Hasan.

Dia menjelaskan, seluruh petugas haji dari NTT telah mengikuti pelatihan dan kini siap untuk pemberangkatan. 

Adapun saat ini PPH Arab Saudi dari NTT berjumlah 3 orang yakni 2 kloter dan 1 pembimbing ibadah. Sementara petugas kesehatan berjumlah 2 orang yang terdiri dari PHD 1 umum dan 1 orang kesehatan.

"Semuanya sudah mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan PPH Arab selama 30 hari di Jakarta, sementara petugas kloter di Surabaya. Semua sudah berproses dan menungu keberangkaaran," pungkas Hasan.

Pengawasan dari Inspektorat Jenderal

Adapun pada Senin (30/3/2026) hingga Selasa (31/3/2026), Inspektur Wilayah III Kementerian Haji dan Umrah, Mulyadi Nurdin, Lc. MH, CPLA, CHRIM melakukan kunjungan untuk mengecek kesiapan asrama haji dan petugas haji.

Dia mengatakan persiapan petugas dan asrama haji di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berjalan baik. 

Asrama haji dan fasialitasnya serta para petugas dalam kondisi siap untuk pelaksanaan haji tahun 2026.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved