Rabu, 8 April 2026

Dua Ruas Jalan Rusak Berat di Rote Ndao Warga Minta Segera Diperbaiki

Dua titik jalan rusak berat yang merupakan ruas jalan provinsi di Kabupaten Rote Ndao segera diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi.

POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/HO-
DIALOG - Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berdialog dengan warga Sem Ndun saat tinjau jalan rusak di Letelangga, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao. 

Ringkasan Berita:
  • Dua titik jalan rusak berat yang merupakan ruas jalan provinsi di Kabupaten Rote Ndao segera diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi.
  • Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat meninjau ruas jalan Letelangga, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao.
  • Di lokasi tersebut, jalan mengalami kerusakan parah hingga putus akibat kondisi tanah yang tidak stabil. 
  •  
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Dua titik jalan rusak berat yang merupakan ruas jalan provinsi di Kabupaten Rote Ndao segera diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi.

Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat meninjau ruas jalan Letelangga, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao.

Di lokasi tersebut, jalan mengalami kerusakan parah hingga putus akibat kondisi tanah yang tidak stabil. 

Dalam kunjungannya, Wagub Johni Asadoma berdialog dengan warga terdampak, termasuk pemilik rumah di sekitar area rawan longsor.

Warga Letelangga, Sem Ndun menyampaikan kerusakan diduga dipicu oleh sistem drainase yang tidak memadai. 

"Masalahnya adalah air yang tertahan di bawah badan jalan karena tidak adanya saluran pembuangan telah mempercepat pergerakan tanah," ucap Sem Ndun, Minggu (29/3/2026).

Sem Ndun mengatakan pentingnya aspek teknis dalam proyek perbaikan jalan, khususnya sistem drainase. 

Sem Ndun meminta agar pengerjaan perbaikan yang telah dianggarkan tahun ini dilakukan secara maksimal.

"Masukan masyarakat ini penting. Untuk perbaikan jalan Letelangga yang sudah dianggarkan tahun ini, saya minta pengerjaannya benar-benar diperhatikan, termasuk pembuatan saluran air agar air di bawah jalan bisa keluar dan tidak merusak struktur tanah," ungkap Sem Ndun.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, Frederik Kiuk menjelaskan bahwa proyek perbaikan jalan tersebut akan memasuki tahap tender pada Mei 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. 

Perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh dengan menyesuaikan konstruksi terhadap kondisi tanah di lokasi.

Sem Ndun menyebutkan bahwa konsep penanganan akan mengacu pada perbaikan di Letelangga, termasuk pembangunan struktur penahan tanah serta penanaman pohon guna mencegah erosi lanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi dengan merelokasi sementara warga terdampak ke hunian yang disediakan pemerintah daerah guna menghindari risiko longsor. 

Apremoi Dudelusy Dethan juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dengan bersedia tinggal sementara di lokasi relokasi hingga kondisi dinyatakan aman. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved