Provinsi NTT Terkini
Target PAD Ujian Bagi Melki - Johni, Hari Ini Setahun Memimpin NTT
Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wagub Johni Asadoma
Ringkasan Berita:
- Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma (Melki–Johni) dalam setahun terakhir mencapai 80,5 persen.
- Angka tersebut berdasarkan survei yang dirilis Voxpol Center Research & Consulting. Meski tergolong tinggi, hasil survei itu mendapat sorotan dari Fraksi PKB DPRD NTT.
- Sekretaris Fraksi PKB DPRD NTT Ana Waha Kolin, menyambut baik capaian tersebut namun mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak dalam euforia.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma (Melki–Johni) dalam setahun terakhir mencapai 80,5 persen.
Angka tersebut berdasarkan survei yang dirilis Voxpol Center Research & Consulting. Meski tergolong tinggi, hasil survei itu mendapat sorotan dari Fraksi PKB DPRD NTT.
Sekretaris Fraksi PKB DPRD NTT Ana Waha Kolin, menyambut baik capaian tersebut namun mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak dalam euforia.
“Inikan hasil survei, kita tidak bisa bantah soal hasil survei karena tingkat akuratnya cukup tinggi,” ujar politisi PKB itu kepada wartawan di Kupang, Kamis (19/2).
Menurutnya, angka kepuasan publik tidak boleh membuat pemerintah lengah. Tantangan nyata di lapangan masih membutuhkan kerja keras dan konsistensi, terutama dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipatok sangat tinggi, yakni Rp 2,8 triliun.
“Tidak usah berbangga dengan angka tersebut, tetapi harus tetap punya semangat untuk bekerja. Apalagi target PAD yang sangat tinggi yaitu Rp2,8 triliun. Kalau angka tersebut tidak bisa tercapai, maka angka kepuasan publik itu akan sia-sia saja,” ujarnya.
Selain soal PAD, Ana Kolin juga menyoroti persoalan sosial yang masih membayangi NTT. Meski angka kemiskinan disebut mengalami penurunan, sejumlah kasus sosial masih muncul, termasuk kasus bunuh diri anak di Ngada yang menjadi perhatian publik.
Ia menilai, kasus tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan sosial kemasyarakatan masih memiliki celah yang perlu segera dibenahi.
“Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan itu bukan sebuah prestasi, tetapi menjadi pemicu dan pemacu dalam membangun NTT dalam semangat Ayo Bangun NTT,” pungkasnya.
Di sisi lain, Ana Kolin mengakui, kepemimpinan Melki–Johni telah bergerak pada tahap eksekusi program, bukan sekadar wacana. Salah satu contoh yang ia soroti adalah kehadiran NTT Mart yang dinilai memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, NTT Mart kini telah tersebar di berbagai wilayah dan menjadi ruang pemasaran bagi produk-produk UMKM lokal, terutama kelompok usaha perempuan.
“Sebagian besar produk yang dijual berasal dari UMKM lokal, khususnya kelompok perempuan. Saya sendiri sudah berbelanja di NTT Mart dan melihat langsung dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap hasil survei kepuasan publik ini tidak dimaknai sebagai garis akhir, melainkan sebagai “cambuk” untuk mempercepat kinerja pemerintah daerah. “Jalannya harus lebih cepat lagi, bila perlu lari, untuk memastikan apa yang sudah dikerjakan dapat terus ditingkatkan,” katanya. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Tiga Bank Himbara Dominasi Penyaluran KUR di NTT |
|
|---|
| Inovasi SMK Maritim Nusantara Warnai Peluncuran OSOP, Pantau Ikan di Bubu Lewat Ponsel |
|
|---|
| Film Matahari dalam Tanah Ungkap Cerita Lain Geothermal di NTT |
|
|---|
| Isidorus Lili Jawa Terpilih sebagai Ketua Umum IKADA Kupang Periode 2026-2029 |
|
|---|
| Rumahkan 9.000 ASN Pemprov NTT, Dampak Berlakunya UU Nomor 1 Tahun 2022 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Melki-Johni-gerak-cepat.jpg)