Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Operasi Tim SAR Gabungan Resmi Ditutup, Satu Warga Negara Spanyol Dinyatakan Hilang
Satu persatu Tim Sar Gabungan menabur bunga ke perairan Selat Padar sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum ditemukan.
Ringkasan Berita:
- Basarnas resmi menutup operasi pencarian terhadap satu orang warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah
- Tim Sar Gabungan menabur bunga di lokasi tenggelamnya Kapal Putri Sakinah sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan
- Sebelumnya juga keluarga korban kapal tenggelam melakukan tabur bunga di sekitar lokasi tenggelamnya kapal KM Putri Sakina
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Basarnas resmi menutup operasi pencarian terhadap satu orang warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 14:20 Wita.
"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 wita, Operasi Sar kita nyatakan ditutup" Kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman.
Meski demikian, Basarnas tetap melaksanakan pemantauan terhadap satu orang warga negara Spanyol yang belum ditemukan hingga operasi Sar hari ke-15.
"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 wita, Operasi Sar kita nyatakan ditutup, tetapi kita tetap laksanakan yang namanya monitor, kita melaksanakan monitor terhadap satu yang belum ditemukan, di hari ke-15 operasi Sar kita tutup, di Basarnas ataupun di undang-undang, korban hilang adalah korban dari satu orang yang dinyatakan hilang, " Jelasnya.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut, kemudian memberikan penaburan bunga di lokasi tenggelamnya Kapal Putri Sakinah sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan.
Baca juga: Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Ungkap Kerapuhan Standar Keselamatan Pariwisata Nasional
Satu persatu Tim Sar Gabungan menabur bunga ke perairan Selat Padar sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum ditemukan.
"Dan sebagai penghormatan terakhir, kami semua memberikan penaburan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan, agar diterima di sisi Tuhan, " Kata Samuel Halundaka/ Asisten Tiga Plt. Kalak BPBD Provinsi NTT yang ikut dalam pencarian tersebut.
Pada Kamis 8 Januari 2026, pihak keluarga korban kapal tenggelam juga melakukan tabur bunga di sekitar lokasi tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah. (awk)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Apel-penutupan-pencarian-korban.jpg)