Senin, 27 April 2026

ETMC 2025 di Ende

ETMC XXXIV Bawa Berkah Bagi Warga Ende

Menurut Dewi, tidak semua pertandingan lapaknya dikunjungi pembeli yang datang menonton pertandingan di Stadion Marilonga.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Mama Tiro, warga Kelurahan Rewarangga, Selatan Kecamatan Ende Timur, yang berjualan di Stadion Marilonga sepanjang gelaran ETMC XXXII di Ende. 

Selain event sepakbola yang digelar di Marilonga, Ia juga kerap ikut berpartisipasi dalam event-event lokal di Kabupaten Ende.

"Saya sudah sering ikut berjualan di event-event dan kami berterima kasih sekali dengan Bapak Bupati karena beliau itu selalu melibatkan kami, kami yang UMKM kecil ini selalu masuk dalam acara-acara yang beliau adakan," kata Dewi Purwanti.

Baca juga: Hasil ETMC XXXIV Ende, Persada SBD Lolos ke Semifinal Usai Tekuk PSKK Kota Kupang 

Sama halnya dengan Mama Tiro, warga Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur yang memanfaatkan event ETMC XXXIV Ende untuk mencari penghasilan tambahan.

Ibu rumah tangga itu mengaku, dia baru berjualan makanan dan minuman ringan saat ETMC XXXIV di gelar di Ende sejak pembukaan awal November lalu hingga kini menjelang puncak turnamen.

Selama berjualan di halaman Stadion Marilonga, Mama Tiro mengaku mendapatkan penghasilan yang lumayan banyak meskipun tidak pertandingan selalu ramai.

"Penghasilannya lumayan dari pembukaan sampai sekarang, kalau penontonnya banyak berarti pemasukan lumayan juga, tapi kalau tim-tim dari jauh yang main berarti sepi, pembeli paling ramai itu biasanya saat Perse, PSN Ngada dengan Maumere, selain itu saat Flotim, FU main itu penghasilan kami juga lumayan, kalau tim-tim yang dari luar Flores itu biasanya sepi pembeli," kata Mama Tiro, Senin (1/12/2025) malam di stand UMKM miliknya di  halaman stadion.

Dalam satu malam, Mama Tiro mengaku bisa mendapatkan Rp 500 ribu.

Namun, ia akan mendapat penghasilan diatas Rp 500 ribu saat pertandingan tuan rumah Perse Ende dan beberapa tim asal Pulau Flores yang mempunyai banyak pendukung.

Ia mengaku belum menghitung jumlah keseluruhan penghasilannya sejak pembukaan hingga saat ini namun ia menyebut lumayan banyak penghasilan yang ia dapatkan.

"Sebelumnya saya tidak jualan, kebetulan ini main bola jadi saya jualan, tapi setiap kali event bola saya selalu jualan disini," ujar Mama Tiro.

Meski sempat tidak diberikan akses oleh pihak panitia untuk berjualan di halaman Stadion Marilonga selama gelaran ETMC XXXII Ende, kini Mama Tiro mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang sudah memberikan ruang untuk mereka mencari rejeki.

Ia juga berharap, Pemerintah Kabupaten Ende membuka lapak khusus untuk mereka agar bisa berjualan di Stadion Marilonga. (bet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved