Senin, 20 April 2026

Sidang Kasus Prada Lucky

Disuruh Oles Cabai ke Alat Vital Prada Richard, Prada Eugenius Kin: Saya Minta Maaf, Ini Perintah

Di dalam ruangan, ia mendapati Letda Made Juni, terdakwa 6, dan Prada Richard sudah berada di sana.

|
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
KEMATIAN PRADA LUCKY - Sidang lanjutan kasus kematian Prada Lucky kembali digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Selasa (4/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Prada Eugenius Kin beri kesaksian mengejutkan pada sidang lanjutan kasus Prada Lucky 
  • Prada Eugenius diperintah oleh Letda Made Juni untuk oles cabai di kemaluan dan anus Prada Richard
  • Prada Eugenius sempat minta maaf ke Prada Richard dan berkata ini perintah 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Sidang lanjutan kasus kematian Prada Lucky kembali digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Selasa (4/11/2025). 

Dalam persidangan dengan nomor perkara 41-K/PM.III-15/AD/X/2025 ini, majelis hakim mendengarkan keterangan saksi ke-11, Prada Eugenius Kin, yang memberikan pengakuan mengejutkan terkait tindakan penyiksaan terhadap rekan sesama prajurit, Prada Richard Bulan.

Dalam kesaksiannya, Prada Eugenius mengungkap bahwa pada 27 Juli 2025 malam, sekitar pukul 21.00 Wita, ia tengah bertugas piket siaga ketika melihat terdakwa 6 (Letda Made Juni Dana) memanggilnya untuk datang ke ruangan staf intel.

“Kami piket siaga. Setelah apel malam, terdakwa 6 memanggil saya dan menyuruh ambil cabai di dapur. Saya tidak tahu untuk apa,” ujar Eugenius di hadapan majelis hakim.

Saksi kemudian diminta mengulek cabai tersebut sebelum dibawa masuk ke ruangan staf intel.

Baca juga: Ibunda Prada Lucky Usap Kepala Prada Richard dan Sampaikan Hal Ini

Di dalam ruangan, ia mendapati Letda Made Juni, terdakwa 6, dan Prada Richard Bulan sudah berada di sana.

 “Letda Made menyuruh Prada Richard buka celana. Saya disuruh oles cabai itu ke kemaluan dan anus Prada Richard,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Sebelum melaksanakan perintah itu, Eugenius mengaku sempat meminta maaf kepada Prada Richard karena tidak tega melakukannya.

“Saya omong sama Prada Richard, ‘Saya minta maaf, saya tidak mau buat begini, tapi karena ini perintah,’” kata Eugenius menirukan ucapannya.

Menurut kesaksian Eugenius, Prada Richard menjerit kesakitan setelah cabai dioleskan ke tubuhnya. Namun perintah belum berhenti di situ.

 “Setelah itu Prada Richard disuruh nungging. Kami disuruh oles cabai di area duburnya,” lanjutnya.

Tindakan tersebut, kata saksi, dilakukan atas perintah langsung dari Letda Made Juni.

Kesaksian Prada Eugenius menambah panjang daftar dugaan kekerasan dan penyiksaan yang terjadi di dalam lingkungan satuan tempat Prada Lucky dan Prada Richard bertugas sebelum insiden kematian terjadi.

Majelis hakim dan oditurat militer mencatat secara detail setiap keterangan saksi untuk dikonfrontir dengan bukti serta pernyataan terdakwa lainnya dalam sidang berikutnya. (uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved