Jumat, 24 April 2026

Banjir Bandang di Nagekeo

35 Unit Rumah Warga Hanyut Terbawa Banjir Bandang , Berikut Identitas Pemilik Rumah

Banjir bandang yang menerjang Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa.

POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
PASCA BANJIR - Masyarakat dan aparat TNI POLRI membersihkan lokasi pasca banjir bandang di di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagakeo, Senin (8/9/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Charles Abar

POS-KUPANG.COM, MBAY – Banjir bandang yang menerjang Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa.

Sedikitnya 35 rumah warga hanyut terbawa arus, tiga orang meninggal dunia, dan empat lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras yang dipicu aktivitas gelombang Rossby ekuatorial mengguyur wilayah Nagekeo. Air bah menghantam jembatan Teodhae 1 dan Teodhae 2 di sekitar Puuboa–Sawu hingga rusak parah dan menyebabkan jalur Sawu–Mulakoli putus total, pada Senin 8 September 2025.

Selain itu, tiga warga mengalami luka-luka, 54 lahan pertanian rusak berat, serta jaringan irigasi seluas 72,5 hektar ikut hancur. Warga yang selamat kini mengungsi ke Kampung Guyuwolo, meninggalkan rumah dan harta benda.

data kaji cepat BPBD Nagekeo, berikut daftar 35 warga yang kehilangan rumah akibat banjir bandang di Desa Sawu:

Petrus Plewang
Mariana Dadi
Beni Dapa
Anis Zenge
Matias Melu
Wilfridus Ndona
Tobias Raga
Bernadus Bhaya
Yosep A. Bio
Emerensiana Pajo
Eligius S. Bela
Polus Mite
Aris Mite Wea
Kanisius Meo
Bernadus Raga Oy
Damianus Ceme
Fidelis Lobo
Karolus Mosa
Yakobus Jea
Martinus M. Gego
Yohanes L. Nuba
Arlinda Yuju
Yovita Niru
Hermanus Reku
Margaretha Co’o
Eduardus Mere
Bonevantura Nabi
Yakob Babo
Philipus Wedho
Maria Keka
Alfons Eti Bhiju
Markus Mere Wonda
Stefanus Saju
Emanuel Raga
Gabriel Mere
Suasana haru menyelimuti lokasi pengungsian. Banyak keluarga masih berharap anggota keluarganya yang hilang segera ditemukan.

“Kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Rumah, sawah, semua sudah habis terseret banjir,” ungkap Urbanus,  seorang warga dengan mata berkaca-kaca.

Tim gabungan BPBD, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup material, serta menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, selimut, dan obat-obatan. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap empat warga yang hilang masih berlangsung. (cha)

 Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved