Sabtu, 2 Mei 2026

Doa Setelah Sholat

Bacaan Doa Setelah Sholat Isya, Dibaca Sebentar Lagi Lengkap Dzikir

Bagi Umat Islam membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat akan membawa keberuntungan hingga selalu diingat oleh Allah SWT. Jangan lewatkan baca doa ini.

Tayang:
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
TRIBUNPALU.COM
ILUSTRASI - Bacaan Doa Setelah Sholat Ista, dibaca malam ini, Sabtu (2/5/2026) 

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya

Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa. Hal ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-A'raf ayat 55. 
  
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةًۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ ۝٥٥
 
Artinya: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al-Ar'af: 55)
  
Sementara itu, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah setelah sholat Isya, sebagaimana sabda beliau dalam hadisnya:
  
"Rasulullah SAW pernah ditanya, "Doa macam apakah yang didengarkan?" Beliau menjawab, "Bagian malam yang akhir setelah sholat fardu." (HR Tirmidzi)
  
Dihimpun dari Buku Saku Tuntunan Doa dan Dzikir oleh Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., dkk., berikut bacaan dzikir dan doa yang bisa dipanjatkan umat Islam selepas sholat Isya dan sholat fardu lainnya:
  
1. Membaca Istighfar 3 Kali

أَسْتَغْفِرُ الله العظيم x٣
 
Astaghfirullah (3 kali)
 
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah. 
 
2. Membaca Dzikir Allahuma antas-saalam

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.
 
Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam tabaarakta yaa dzal-Jalaali wal-Ikraam
 
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Damai dan dari-Mu (datang) kedamaian; Maha pemilik segala keberkahan wahai Allah, Tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan."
  
3. Membaca Dzikir Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu

لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النَّعْمَةُ وَ لَهُ الْفَضْلُ وَ لَهُ التَّنَاءُ الحَسَنُ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينُ وَ لَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ.
  
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu biyadihil-khairi, wa huwa 'alaa kulli syai'in qwadiir. Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi, laa ilaaha illallahu, wa laa na'budu illaa iyyahu, lahun-ni'mah wa lahul fadhlu wa lahuts-tasanaa 'ul-husna, laa ilaaha illallaahu mukhlishiina lahud-diina wa law karihal-kaafiruuna. 

Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan pujian, di tangan-Nya kebaikan, Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlaskan agama untuk-Nya, walaupun orang-orang kafir benci."
  
4. Membaca Dzikir Allahumma laa maani'a limaa a'thaita

اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدَّ مِنْكَ الجد
  
Allahumma laa maani'a limaa a'thaita walaa mu'athiya limaa mana'tha wa laa yanfa'u dzal-jaddu minkal jaddu. 
  
Artinya: "Ya Allah tidak ada satu pun yang dapat menghalangi apa saja yang telah Engkau berikan, dan tidak ada satu pun yang mampu memberi apa saja yang Engkau cegah, dan tidak ada satu pun kekayaan yang dimiliki seseorang dapat berguna untuk menyelamatkan dari-Mu."
 
5. Membaca Ayat Kursi

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ۝٢٥٥
  
Allaahu laa ilaaha illaa huw, al-hayyul-qayyuum, laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa na'uum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardl, man dzalladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi'idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa bimaa syaa', wasi'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardl, wa laa ya'uuduhuu hifdhuhumaa, wa huwal-'aliyyul-'adhiim
 
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. 
 
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung." (QS Al-Baqarah: 255)

6. Membaca Allahumma a'inni...

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
  
Allahumma a'inni 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatika
  
Artinya: "Ya Allah tolonglah aku dalam mengingat-Mu dan bersyukur pada-Mu dan beribadah secara baik kepada-Mu."
  
7. Membaca Tasbih 33 Kali, Tahmid 33 Kali, Takbir 33 Kali dan Laa ilaaha illallaahu...

سُبْحَانَ اللهِ ۳۳× . الْحَمْدُ لِلهِ ۳۳× اللهُ أَكْبَرُ ۳۳× . لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلَّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
 
Subhaanallah (33 kali), Alhamdulillaah (33 kali), Allahu akbar (33 kali). Laa ilaahaillahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. 

Artinya: "Mahasuci Allah (33 kali), segala puji bagi Allah (33 kali), Allah Maha Besar (33 kali). Tiada sesembahan selain Allah semata dan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan kekuasaan, milik-Nya pula setiap pujian, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
 
8. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ۝١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ۝٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ۝٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ ۝٤
  
Qul huwallaahu ahad, allaahush-shamad, lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahuu kufuwan ahad
 
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."" (QS Al-Ikhlas)
  
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ۝١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ۝٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ۝٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ۝٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ ۝٥
 
Qul a'uudzu birabbil-falaq, min syarri maa khalaq, wa min syarri ghaasiqin idzaa waqab, wa min syarrin-naffaatsaati fil-'uqad, wa min syarri haasidin idzaa hasad
  
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al-Falaq)
  
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ۝١ مَلِكِ النَّاسِۙ ۝٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ۝٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ۝٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ۝٥
 
Qul a'uudzu birabbin-naas, malikin-naas, ilaahin-naas, min syarril-waswaasil-khannaas, alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas, minal-jinnati wan-naas
  
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An-Nas)

Di samping membaca dzikir dan doa khusus ini, umat Islam juga bisa membaca doa-doa lain kepada Allah SWT selepas sholat Isya. (*)

ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved