Senin, 8 Juni 2026

Perang Israel Iran

Militer AS Blokade Selat Hormuz Mulai Malam Ini, Cegat Kapal Dari dan Ke Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memblokade Selat Hormur, Senin (13/4/2026) mulai pukul 21.00 WIB. 

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memblokade Selat Hormur, Senin (13/4/2026) mulai pukul 10:00 Eastern Time (ET) atau pukul 21.00 WIB. 

Aktivitas maritim yang terkait Iran akan dihentikan. Kebijakan ini diumumkan setelah perundingan damai antara AS dan Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.

Keputusan AS blokade Selat Hormuz diambil di tengah rapuhnya gencatan senjata dua pekan yang sebelumnya disepakati setelah enam minggu konflik bersenjata di kawasan Teluk.

Konflik tersebut mengakibatkan ribuan orang tewas serta mengganggu pasokan energi global. 

Trump menyatakan bahwa militer AS akan mulai memblokade kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.

Ia juga memperingatkan, kapal yang membayar pungutan kepada Iran untuk melintasi perairan tersebut tidak akan mendapat jaminan keamanan di laut lepas.

Komando Pusat AS atau US Central Command menjelaskan, blokade akan diterapkan secara menyeluruh terhadap semua kapal, tanpa memandang negara asal, yang berlayar menuju atau keluar dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran

Wilayah yang tercakup meliputi seluruh pelabuhan Iran di Teluk Arab (Teluk Persia) hingga Teluk Oman. 

Artinya, kapal tanker maupun kapal niaga dari negara mana pun tetap akan diperiksa dan berpotensi dicegat jika berhubungan dengan pelabuhan Iran.

Baca juga: Perundingan Iran - AS Gagal Capai Kesepakatan, JD Vance Ungkap Daftar Ganjalan Negosiasi

Namun demikian, CENTCOM menegaskan kebijakan ini tidak akan mengganggu kebebasan navigasi internasional. 

Kapal-kapal yang hanya melintas di Selat Hormuz menuju atau dari pelabuhan non-Iran tetap diperbolehkan melintas tanpa hambatan.

Pihak militer AS juga menyatakan, akan memberikan pemberitahuan resmi kepada pelaku pelayaran komersial sebelum blokade diberlakukan, guna menghindari gangguan besar terhadap lalu lintas maritim global.

Selain itu, Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan mulai menghancurkan ranjau laut yang dipasang Iran di Selat Hormuz, jalur strategis yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan energi dunia.

Respons Iran 

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut akan dianggap melanggar gencatan senjata dan akan ditindak tegas.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved