Sabtu, 25 April 2026

Perang Iran vs Israel

Cek Daftar Negara yang Kapal Tankernya Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Termasuk Indonesia? Cek Info

Cek Daftar Negara yang Kapal Tankernya diizinkan lewat Selat Hormuz, termasuk Indonesia? Cek Info lengkapnya.

Editor: Adiana Ahmad
KOMPAS.COM
DAFTAR NEGARA YANG KAPAL TANKERNYA DIIZINKAN LEWATI SELAT HORMUZ - Foto Udara Selat Hormuz. Cek Daftar Negara yang Kapal Tankernya Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Termasuk Indonesia? Cek Info. 

 

POS-KUPANG.COM - Perang Iran vs Israel kini mulai berdampak pada krisis global.

Dunia saat ini terancam mengalami krisis energi akibat kebijakan blokade selektif oleh otoritas Iran di Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi urat nadi eneri dunia atau sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.

Akses pelayaran di kawasan ini dibatasi secara spesifik berdasarkan afiliasi negara asal kapal, di mana armada dari negara yang berkonflik dengan Teheran dilarang melintas. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia termasuk dalam daftar negara netral yang diberikan akses terbatas di Selat Hormus. 

Berikut adalah pembaruan rincian status perizinan kapal komersial berdasarkan asal negara yang melintasi Selat Hormuz berdasarkan informasi terakhir Sabtu (28/3/2026):

Baca juga: Iran Ancam Serbu Kampus-Kampus Milik AS di Timur Tengah

Daftar Kapal Diizinkan Melewati Selat Hormuz

Table with 3 columns and 10 rows. (column headers with buttons are sortable)
Indonesia Menunggu Kesiapan Teknis Pemerintah Iran memberikan pertimbangan positif keamanan. Saat ini pelintasan masih menunggu kesiapan teknis Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kru kapal.
Pakistan Diizinkan Kapal tanker jenis Aframax bernama Karachi berhasil keluar dari wilayah Teluk melalui rute yang ditetapkan.
India Diizinkan Dua kapal tanker gas minyak cair (LPG) melanjutkan perjalanan setelah adanya komunikasi antarnegara.
China Diizinkan Mendapat jaminan keamanan dari Teheran, meskipun dua kapal menunda keberangkatan pada 28 Maret 2026 karena alasan operasional.
Turki Diizinkan Memperoleh persetujuan langsung dari otoritas Teheran bagi armada yang berada di dekat perairan Iran.
Malaysia Diizinkan Sedang dalam proses pemulangan armada kapal tanker beserta pekerjanya agar dapat kembali berlayar.
Spanyol Diizinkan Satu-satunya negara Eropa yang mendapat izin, karena dinilai mematuhi hukum internasional dan tidak berafiliasi dengan musuh Iran.
Rusia, Irak, Bangladesh Diizinkan Diperbolehkan melintasi jalur Selat Hormuz dengan aman tanpa hambatan.
Prancis, Italia Belum Diizinkan Telah mengajukan permohonan lintas batas, namun sejauh ini belum mendapatkan lampu hijau dari Iran.
Amerika Serikat, Israel Dilarang Diblokir sepenuhnya dan tidak diperbolehkan melintasi kawasan Selat Hormuz.

 

Baca juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintasi Selat Hormuz, Pemerintah Negosiasi dengan Iran

Terkait perkembangan armada kapal asal Indonesia, pemerintah Iran telah memberikan lampu hijau. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), persetujuan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kemlu RI, KBRI Teheran, pihak Pertamina, Kedutaan Besar Iran di Jakarta, dan otoritas terkait di Teheran.

Pemerintah Iran telah menyampaikan pertimbangan positif atas jaminan keamanan perlintasan armada kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz. Meski demikian, pelintasan tersebut belum dapat langsung dilakukan.

Kemlu RI mencatat bahwa tindak lanjut dari tanggapan positif Iran ini masih membutuhkan kesiapan teknis operasional dari pihak Pertamina, yang mencakup penyelesaian perlindungan asuransi pelayaran serta kesiapan kru kapal.

Kemlu RI dan KBRI Teheran menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran dan keamanan pelintasan armada milik Pertamina di kawasan tersebut.

Baca juga: Hotel Penampung Tentara AS jadi Target Serangan Iran di Timur Tengah

Dinamika Izin Lintas Negara Sahabat

Di kawasan Asia, beberapa negara terpantau telah mendapatkan izin khusus untuk mengoperasikan armadanya. China telah menerima jaminan keamanan penuh dari Teheran untuk seluruh kapal tankernya, meskipun sempat terjadi penundaan keberangkatan pada akhir pekan lalu karena alasan teknis.

Selain itu, negara-negara seperti Pakistan, India, dan Malaysia juga telah mengantongi izin serupa setelah melalui komunikasi bilateral dengan otoritas Iran.

Di sisi lain, perlakuan berbeda diterapkan terhadap negara-negara Eropa. Hingga saat ini, Spanyol menjadi satu-satunya negara di kawasan tersebut yang mendapatkan izin melintas karena dinilai tetap mematuhi hukum internasional dan bersikap netral.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved