Breaking News
Senin, 8 Juni 2026

Perang Israel Iran

AS Gelar Sayembara Tangkap Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Imbalan Rp 168 Miliar

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei adalah orang yang paling dicari Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei adalah orang yang paling dicari Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini.

Negara pimpinan Donald Trump menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai buron dengan imbalan hingga 10 juta dollar AS atau sekitar Rp168 miliar. 

Sayembara tersebut juga menargetkan sejumlah pejabat tinggi Iran yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

AS tawarkan imbalan untuk informasi pemimpin Iran Departemen Luar Negeri AS menyatakan, imbalan itu merupakan bagian dari program Rewards for Justice yang bertujuan mengumpulkan informasi intelijen terkait IRGC dan para pemimpinnya. 

Selain Mojtaba Khamenei, AS juga memburu sejumlah tokoh penting lain, termasuk Ali Asghar Hejazi, Ali Larijani, Yahya Rahim Safavi, Esmail Khatib, dan Eskandar Momeni.

“Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bagian dari militer resmi Iran, memainkan peran sentral dalam penggunaan terorisme sebagai alat utama kebijakan negara Iran,” kata Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip Fox News, Sabtu (14/3/2026).

“Selain itu, IRGC telah menciptakan, mendukung, dan mengarahkan kelompok teroris lain. IRGC bertanggung jawab atas berbagai serangan yang menargetkan warga dan fasilitas AS, termasuk yang menewaskan warga Amerika,” lanjut pernyataan tersebut.

Washington juga menilai IRGC telah berkembang jauh melampaui fungsi militer sejak berdiri setelah Revolusi Iran 1979.

“Sejak didirikan pada 1979, IRGC telah memperoleh peran besar dalam menjalankan kebijakan luar negeri Iran. Kelompok ini kini menguasai segmen besar ekonomi Iran dan berpengaruh dalam politik domestik,” kata Departemen tersebut.

Menanggapi sayembara tersebut, Ali Larijani mengunggah kutipan bernada perlawanan di platform X pada Senin (16/3/2026). “Imam Hussein berkata, ‘Saya melihat kematian tidak lain sebagai kebahagiaan, dan hidup bersama para penindas tidak lain sebagai penderitaan.’”

Pernyataan ini dipandang sebagai sinyal bahwa Iran tidak gentar menghadapi tekanan AS, bahkan menegaskan kesiapan menghadapi konsekuensi paling ekstrem.

Sejumlah pejabat Iran terbunuh Lihat Foto Ali Larijani meninggal dunia dalam serangan AS-Israel ke Iran.(Wikimedia Commons) Beberapa hari setelah sayembara tersebut, Israel menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Ali Larijani dan komandan Basij Gholamreza Soleimani.

Dunia Sehari kemudian, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz juga mengeklaim bahwa Esmail Khatib tewas dalam serangan lanjutan, yang kemudian dikonfirmasi Iran.

“Kami akan terus menggagalkan dan memburu mereka semua,” ujar Katz, seraya menambahkan bahwa militer Israel kini diizinkan “mengeliminasi pejabat senior Iran” tanpa persetujuan tambahan.

Israel juga menyatakan akan memburu Mojtaba Khamenei, yang belum pernah tampil di publik sejak menggantikan ayahnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved