Jumat, 17 April 2026

Mutiara Ramadhan

Mutiara Ramadhan - Halal bi Halal

Halal bi halal kemudian menjadi produk budaya Islam Indonesia dan sekaligus menjadi salah satu “produk ekspor” Indonesia ke manca negara.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM
Menteri Agama, KH. Nasaruddin Umar. 

Hal yang sama terjadi juga di negara-negara lain, termasuk di Riyadh, dan Kuwait. Terakhir kepemimpinan Presiden Obama di AS spirit halal bi halal ini menghiasi Gedung Putih setiap Hari Raya Idul Fitri.

Yang paling terakhir dalam bulan Ramadhan tahun ini, pemerintah New York State mengumumkan liburan resmi setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari raya Idul Adha.

Kini halal bi halal menjadi istilah khas dan menjadi budaya Indonesia. Halal bi halal adalah bahasa Arab yang tidak diketahui maknanya oleh orang-orang Arab.

Kalau Halal minal Haram mungkin bisa difahami tetapi halal bi halal sebuah kata majmuk yang tidak lazim. Itulah keajaiban Halal bi halal.

Hal yang sangat penting dan positif di dalam acara halal bi halal ialah menjalin dan lebih mempererat kembali silaturrahim antara sesame umat Islam (ukhuwwah islamiyyah), sesama warga bangsa (ukhuwwah wathaniyyah), dan sesama umat manusia (ukhuwwah basyariyyah). 

Setelah sebulan penuh kita banyak berkonsentrasi menjadin hubungan dengan Sang Pencipta selama bulan Ramadhan, maka kini kita kembali menjalin hubungan lebih akrab dan lebih harmonis antara sesama warga bangsa, terutama untuk meraih kejayaan bangsa masa depan. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved