Kamis, 23 April 2026

Perang Israel Iran

Iran Klaim 200 Tentara Amerika Serikat Tewas dan Terluka

Markas Besar Pusat Pusat Khatam al-Anbia (KCHQ) mengkonfirmasi jumlah korban tewas tentara Amerika Serikat (AS).

Editor: Alfons Nedabang
AFP/File
Drone terlihat selama latihan tempur tentara Iran di Semnan, Iran dan kelompok milisi Syiah yang didukung Iran menggunakan pesawat tak berawak menyerang posisi militer AS di Irak. 

POS-KUPANG.COM - Markas Besar Pusat Pusat Khatam al-Anbia (KCHQ) mengkonfirmasi jumlah korban tewas tentara Amerika Serikat (AS).

Markas komando tempur terpadu tertinggi Angkatan Bersenjata Iran ini menyebut lebih dari 200 Tentara AS tewas dan terluka.

Dalam pengumuman pada Sabtu (7/3/2026), sebagaimana dilansir media Iran Tasnim News, disebutkan bahwa serangan balasan dahsyat Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah selama 24 jam terakhir telah menimbulkan kerugian besar bagi pasukan dan komandan tentara AS.

Serangan Iran, yang dilakukan di bawah Operasi True Promise 4, juga telah menimbulkan kerusakan yang cukup besar pada infrastruktur dan sumber daya militer AS di kawasan tersebut.

Menurut Juru Bicara KCHQ, 21 tentara Amerika tewas dan banyak lainnya terluka di Armada ke-5 AS di wilayah tersebut.

Sekitar 200 warga Amerika tewas atau terluka di Pangkalan Udara Al Dhafra, dan sebuah kapal tanker minyak milik AS telah menjadi sasaran di bagian utara Teluk Persia.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia adalah sebuah subdivisi dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran yang bertugas merancang dan mengatur operasi yang melibatkan berbagai unit militer Iran.

Amerika Serikat dan rezim Zionis telah melancarkan kampanye militer mematikan terhadap Iran serta membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan para komandan militer senior dan warga sipil pada tanggal 28 Februari.

Baca juga: Teheran Hujan Minyak Usai Gudang BBM Iran Diserang, Airnya Hitam

Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangan balasan yang keras, menghantam target AS dan Israel di wilayah pendudukan dan negara-negara regional dengan rentetan rudal dan drone.

Klaim Israel Berbeda

Sementara itu, sumber-sumber Departemen Pertahanan Israel/IDF mengatakan angkatan udara negara itu telah membunuh ribuan pasukan Iran.

Menurut media Israel Jerusalem Post, IDF telah menjatuhkan  6.500 bom ke wilayah Iran dan sekitarnya.

Israel bergabung dengan AS mengeroyok Iran dalam perang  yang telah berlangsung delapan hari sejak 28 Februari 2026 itu.

IDF juga mengklaim lebih dari 50 pejabat senior Iran tewas dan banyak bangunan di Iran hancur dibom.

Namun Israel belum mempublikasikan info terbaru berapa jumlah militernya yang  tewas dalam perang dengan Iran.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved