Perang Israel Iran
Teheran Hujan Minyak Usai Gudang BBM Iran Diserang, Airnya Hitam
Gudang minyak di Teheran, Iran diserang militer Israel-Amerika Serikat (AS), Sabtu (7/3/2026) malam.
POS-KUPANG.COM - Gudang minyak di Teheran, Iran diserang militer Israel-Amerika Serikat (AS), Sabtu (7/3/2026) malam.
Awan hitam tebal menyelimuti kota, disertai hujan yang tampak bercampur minyak. Air hujan yang turun berwarna hitam akibat bercampur dengan minyak dari lokasi yang diserang.
Warga Teheran terbangun dengan pemandangan tak biasa pada Minggu (8/3) pagi. “Anda dapat melihat bahwa hujan, air hujan, berwarna hitam—juga tampak jenuh dengan minyak,” demikian laporan Turkiye Today.
Fenomena ini terjadi pada pagi hari setelah serangan berlangsung pada malam sebelumnya. “Beginilah yang turun pagi ini, hujan bercampur minyak seperti yang kita alami sekarang di ibu kota Iran, setelah serangan terjadi.”
Sebelumnya, militer Israel menyerang lokasi distribusi bahan bakar di Teheran pada Sabtu malam. Menurut klaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF), fasilitas tersebut berfungsi menyalurkan bahan bakar kepada berbagai pengguna, termasuk pihak militer Iran.
Gempuran itu juga disebut termasuk rangkaian gelombang serangan baru Israel yang menargetkan sumber daya energi Iran.
Serangan pertama di infrastruktur energi Iran ini menewaskan empat orang dan memicu kebakaran besar yang menyelimuti kota dengan asap tebal.
Rekaman video yang beredar di media sosial dan diverifikasi oleh New York Times menunjukkan kobaran api besar menerangi langit dari area yang tampak sebagai depot minyak.
CEO Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, mengatakan bahwa empat depot minyak serta pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Provinsi Alborz menjadi sasaran serangan udara.
"Semalam, empat depot minyak dan pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh," kata Veyskarami kepada televisi pemerintah, dikutip dari kantor berita AFP.
Ia turut menyebutkan bahwa empat orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk dua sopir truk tangki minyak.
Menurut Veyskarami, pangkalan minyak yang diserang mengalami kerusakan, tetapi api yang sempat berkobar berhasil dikendalikan oleh tim darurat.
Kebakaran yang terjadi semalaman menyebabkan asap tebal menyelimuti Teheran saat pagi hari. Warga melaporkan bau terbakar masih tercium di berbagai wilayah kota.
Meski demikian, Veyskarami menegaskan bahwa pasokan bahan bakar tetap aman. Ia mengatakan, depot minyak Iran memiliki cadangan BBM yang cukup.
Kementerian Perminyakan Iran juga mengonfirmasi bahwa sejumlah depot penyimpanan minyak di Provinsi Teheran dan Alborz menjadi target serangan. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz 24 Jam Pertama, Pelabuhan Iran Lumpuh |
|
|---|
| Iran Miliki Satelit Mata-mata China, Pantau Militer Amerika Serikat |
|
|---|
| AS Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut Donald Trump Konyol, Siapkan Balasan |
|
|---|
| Militer AS Blokade Selat Hormuz Mulai Malam Ini, Cegat Kapal Dari dan Ke Iran |
|
|---|
| Hasil Survei - Kepercayaan Warga AS Terhadap Donald Trump Melorot, Paus Leo XIV Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bu-kota-Iran-Teheran-diguncang-gelombang-pengeboman-besar.jpg)