Minggu, 26 April 2026

Perang Israel Iran

Teheran Hujan Minyak Usai Gudang BBM Iran Diserang, Airnya Hitam

Gudang minyak di Teheran, Iran diserang militer Israel-Amerika Serikat (AS), Sabtu (7/3/2026) malam.

Editor: Alfons Nedabang
Tribunnews.com/KOMPAS.COM via Warta Kota
ISRAEL SERANG IRAN - Ibu kota Iran, Teheran, diguncang gelombang pengeboman besar pada Jumat (6/3/2026), menandai eskalasi tajam konflik yang telah memasuki hari ketujuh perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Serangan udara yang dilaporkan semakin intens itu menghantam sejumlah titik strategis di kota tersebut, memicu kepanikan warga dan meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. 

POS-KUPANG.COM - Gudang minyak di Teheran, Iran diserang militer Israel-Amerika Serikat (AS), Sabtu (7/3/2026) malam.

Awan hitam tebal menyelimuti kota, disertai hujan yang tampak bercampur minyak. Air hujan yang turun berwarna hitam akibat bercampur dengan minyak dari lokasi yang diserang.

Warga Teheran terbangun dengan pemandangan tak biasa pada Minggu (8/3) pagi. “Anda dapat melihat bahwa hujan, air hujan, berwarna hitam—juga tampak jenuh dengan minyak,” demikian laporan Turkiye Today. 

Fenomena ini terjadi pada pagi hari setelah serangan berlangsung pada malam sebelumnya. “Beginilah yang turun pagi ini, hujan bercampur minyak seperti yang kita alami sekarang di ibu kota Iran, setelah serangan terjadi.” 

Sebelumnya, militer Israel menyerang lokasi distribusi bahan bakar di Teheran pada Sabtu malam. Menurut klaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF), fasilitas tersebut berfungsi menyalurkan bahan bakar kepada berbagai pengguna, termasuk pihak militer Iran.

Gempuran itu juga disebut termasuk rangkaian gelombang serangan baru Israel yang menargetkan sumber daya energi Iran

Serangan pertama di infrastruktur energi Iran ini menewaskan empat orang dan memicu kebakaran besar yang menyelimuti kota dengan asap tebal. 

Rekaman video yang beredar di media sosial dan diverifikasi oleh New York Times menunjukkan kobaran api besar menerangi langit dari area yang tampak sebagai depot minyak. 

CEO Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, mengatakan bahwa empat depot minyak serta pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Provinsi Alborz menjadi sasaran serangan udara. 

"Semalam, empat depot minyak dan pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh," kata Veyskarami kepada televisi pemerintah, dikutip dari kantor berita AFP.

Ia turut menyebutkan bahwa empat orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk dua sopir truk tangki minyak. 

Menurut Veyskarami, pangkalan minyak yang diserang mengalami kerusakan, tetapi api yang sempat berkobar berhasil dikendalikan oleh tim darurat. 

Kebakaran yang terjadi semalaman menyebabkan asap tebal menyelimuti Teheran saat pagi hari. Warga melaporkan bau terbakar masih tercium di berbagai wilayah kota. 

Meski demikian, Veyskarami menegaskan bahwa pasokan bahan bakar tetap aman. Ia mengatakan, depot minyak Iran memiliki cadangan BBM yang cukup. 

Kementerian Perminyakan Iran juga mengonfirmasi bahwa sejumlah depot penyimpanan minyak di Provinsi Teheran dan Alborz menjadi target serangan. (*)

Sumber: Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved