Mutiara Ramadhan
Mutiara Ramadhan - Hikmah dari Luqmanul Hakim
Nama Luqmanul Hakim diabadikan menjadi nama salah satu surah dalam Alquran. Ia bukan nabi tetapi sangat dipuji oleh Allah SWT.
Pengalaman Lukmanul Hakim di atas terkandung banyak pelajaran berharga bagi kita. Di antaranya betapa subyektifnya penilaian manusia, sehingga apapun yang dilakukan seseorang bisa dilihat sudut-sudut negatifnya.
Agaknya mustahil kita bisa memenuhi seluruh harapan dan kehendak masyarakat, apalagi kalau masyarakat itu majmuk dan heterogen di dalam waktu bersamaan.
Jika kita ingin memperbaiki situasi, maka masyarakat harus istiqamah di atas tataran nilai luhur yang banyak disepakati orang. Berpegang teguh pada aturan yang standar akan mengurangi risiko kehidupan.
Dalam kisah Lukman dalam Alquran, juga sarat dengan pelajaran penting, antara lain; tidak boleh mempersekutukan Allah (QS 31:13), berbuat baik kepada kedua orang tua suatu keniscayaan (QS 31:14), selalu sadar bahwa kita selalu di dalam pengawasan Allah (QS 31:16), anjuran untuk selalu mendirikan
shalat (QS 31:17), senantiasa berbuat kebajikan (QS 31:17), menjauhi kemungkaran (QS 31:17), selalu sabar menghadapi cobaan dan ujian (QS 31:17), dan selalu menghindari kesombongan (QS 31:19).
Jika keseluruhan nasehat dan pelajaran di atas diinternalisasikan ke dalam perinsip hidup kita makan yakin hidup kita pasti tenang dan damai. Mari kita mengambil pelajaran berharga dari kisah hidup Luqmanul Hakim. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Menteri-Agama-Nasaruddin-Umar-Mutiara-Ramadhan.jpg)