Kamis, 7 Mei 2026

perbatasan negara

Wabup Vicente Ingatkan Peran Vital DAS Lintas RI–Timor Leste

Pemkab Belu menyatakan keseriusannya dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) lintas batas Indonesia–Timor Leste. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
KENDARAAN DINAS - Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Lokakarya Awal Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) DAS lintas negara atau Joint Forestry Working Group (JFWG) dibuka resmi oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, di Aula Hotel King Star Atambua, Senin (23/2/2026).

Pemkab Belu menyatakan keseriusannya dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) lintas batas Indonesia–Timor Leste. 

Vicente menegaskan DAS telah berperan vital bagi kedua wilayah sebagai penopang kehidupan serta menjaga keseimbangan ekosistem.

“DAS adalah tulang punggung kehidupan karena menamp0ung, menyimpan, dan mengalirkan air yang vital bagi pertanian, kebutuhan air bersih, hingga menjaga keseimbangan ekosistem dari hulu hingga hilir,” ujarnya

Pengelolaannya tidak bisa dilakukan secara parsial, kata Vicente, sehingga memerlukan keterlibatan semua pihak agar keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga tetap terjaga. Pengelolaan DAS lintas negara secara berkolaboratif antara RI - Timor Leste ini diharapkan berkelanjutan dan adil dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air, serta mengurangi risiko bencana.

“Pengelolaan DAS lintas negara harus mengedepankan prinsip terpadu, koordinatif, adaptif, berkeadilan, dan akuntabel,” tegasnya.

Forum ini diinisiasi Inovasi Tangguh Indonesia (InTi) yang telah memprakarsai forum koordinasi tersebut. Turut dihadir perwakilan Universitas Pertahanan, pimpinan OPD Kabupaten Belu, UPTD Kehutanan Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka, pimpinan InTi, Cirma, tim konsultan, serta Formapes.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved