Jumat, 5 Juni 2026

Kinerja Prabowo Gibran

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen

Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
INSTAGRAM PRABOWO
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Hasil survei terbaru Indikator Politik, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mencapai 79,9 persen. 

Indikator Politik Indonesia juga memotret alasan utama kelompok responden yang menyatakan kurang atau tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo

Alasan terbesar adalah bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran atau kurang merata, dengan persentase 16,2 persen. 

“Bantuan itu seperti pisau bermata dua. Ada yang puas karena Presiden Prabowo dianggap sering memberikan bantuan, tapi di kalangan yang tidak puas justru bantuan dianggap tidak tepat sasaran,” kata Burhanuddin. 

Selain itu, responden menilai belum ada bukti nyata kinerja Presiden Prabowo (15,8 persen) dan program kerja belum berjalan maksimal (13,7 persen). 

Faktor ekonomi juga menjadi sorotan, dengan 9,2 persen responden menilai kondisi ekonomi belum stabil atau memburuk, serta 5,8 persen menyebut sulitnya lapangan pekerjaan. 

Dari sisi demografi, Burhanuddin menyebut basis utama pemilih yang puas terhadap Presiden Prabowo berasal dari kelompok generasi muda, khususnya Generasi Z. 

“Penopang utamanya adalah Gen Z. Ini profil pemilih yang menjadi basis pendukung Pak Prabowo di 2024 kemarin,” kata Burhanuddin. 

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil exit poll Indikator pada Pilpres 2024, sebanyak 71 persen pemilih Gen Z mengaku memilih Prabowo Subianto, dan kecenderungan tersebut masih terlihat dalam survei kepuasan ini. 

“Sepertinya tidak beranjak dari basis pemilih yang puas sama Pak Prabowo. Pemilih yang puas itu lebih banyak datang dari kelompok muda ini,” ujarnya.

Dari sisi gender, tingkat kepuasan sedikit lebih kuat di kalangan perempuan, meski tingkat kepuasan pemilih laki-laki juga tergolong tinggi, yakni 77,9 persen. 

Dari sisi etnik, kepuasan relatif kuat di kalangan etnik Jawa dan Madura. Sementara itu, tingkat kepuasan relatif lebih rendah, meski masih di atas 50 persen, ditemukan pada etnik Minang dan Betawi. 

Burhanuddin menyebut Sumatera Barat bukan merupakan basis utama Presiden Prabowo. Dari sisi wilayah, responden di Jakarta mencatat tingkat kepuasan terendah, yakni 53 persen, meski masih dalam kategori mayoritas puas. 

“Tingkat kepuasan warga Jakarta jauh di bawah warga Sumatera, Bali-Nusa, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, maupun Sulawesi,” ujar Burhanuddin. 

Metodologi survei 

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida, menjelaskan survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di seluruh provinsi di Indonesia. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved