Rabu, 29 April 2026

Sains

Astronom Temukan Planet Baru yang Ukurannya Lebih Besar dari Bumi

Astronom menamakan kandidat planet  tersebut  HD 137010 b. Planet ini  berpotensi layak huni. Jaraknya kurang lebih 146 tahun cahaya dari Bumi. 

Editor: Dion DB Putra
FOTO ILUSTRASI BUATAN META AI
ILUSTRASI - Para astronom menemukan kandidat planet baru ukurannya lebih besar daripada planet Bumi. 

"Pengalaman menggali kembali data ini dan menemukan penemuan sepenting ini sungguh menakjubkan," papar Venner. 

Huang mengungkapkan bahwa reaksi awal tim peneliti adalah ketidakpercayaan terhadap hasil tersebut. 

"Namun kami memeriksa ulang dan memeriksa ulang lagi semuanya, dan hasilnya benar-benar merupakan contoh klasik transit sebuah planet," ucap Huang. 

Kecerahan dan kedekatan bintang induk HD 137010 b membuat planet ini berpotensi dapat diamati menggunakan teleskop generasi berikutnya. 

"Planet ini berada dalam jangkauan untuk diamati oleh generasi teleskop selanjutnya. Saya yakin ini akan menjadi target pertama yang diamati ketika teknologinya sudah tersedia," kata Huang. 

Menyerupai Mars

Meski demikian, bintang yang diorbit HD 137010 b lebih dingin dan lebih redup dibanding Matahari, sehingga suhu permukaan planet tersebut diperkirakan lebih menyerupai Mars dan berpotensi berada di bawah minus 70 derajat Celsius. 

Astrofisikawan dari Swinburne University, Sara Webb, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menilai bahwa penemuan tersebut sangat menarik, namun menegaskan bahwa masih dibutuhkan data tambahan. 

"Penemuan ini sangat menarik, tetapi masih diperlukan hasil lanjutan untuk mengonfirmasi statusnya sebagai planet ekstrasurya," kata Webb. 

Dia menjelaskan sejauh ini baru satu peristiwa transit yang terdeteksi. 

Sementara itu, dalam ilmu planet standar emasnya adalah tiga deteksi. Webb juga mengingatkan bahwa meski bersifat mirip Bumi, HD 137010 b bisa saja merupakan jenis planet lain. 

"Planet ini bisa saja merupakan super snowball, yaitu dunia es besar yang mungkin memiliki banyak air, tetapi sebagian besar membeku," kata Webb. 

Ia menambahkan, meskipun jaraknya relatif dekat dalam skala galaksi, perjalanan menuju planet tersebut masih berada di luar jangkauan teknologi manusia saat ini. (*)

Sumber: KOMPAS.COM

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved