Timor Leste
Australia-Timor Leste Komitmen Kembangkan Proyek Greater Sunrise
Diskusi berlangsung Kantor Pemerintah di Dili, ibukota Timor Leste pada 8 januari 2026 kemarin.
Ringkasan Berita:
- Australia dan Timor Leste kembali menggelar diskusi bilateral terkait proyek Greater Sunrise
- Diskusi yang menghadiri utusan khusus Australia berlangsung di Dili
- Australia menegaskan komitmen untuk mengembangkan proyek tersebut
POS-KUPANG.COM, DILI - Pemerintah Australia dan pemerintah Timor Leste (RDTL) mengelar diskusi bilateral membahas pengembangan proyek Greater Sunrise.
Diskusi berlangsung Kantor Pemerintah di Dili, ibukota Timor Leste pada 8 januari 2026 kemarin.
Diskusi berlangsung antara perwakilan khusus Australia untuk Proyek Greater Sunrise, Katrina Cooper, Perdana Menteri Xanana Gusmao, Menteri Kabinet Dewan Menteri dan perweakilan Timor Leste dalam diskusi Greater Sunrise, Agio Pareira.
Baca juga: Timor Leste - Wood Australia Akan Memimpin Penelitian di Ladang Gas dan Kondensat Greater Sunrise
Dalam diskusi, Katrina didampingi perwakilan kedutaan besar dan Pemerintah Australia.
Pertemuan itu memungkikan pertukaran pandangan mengenai pengembangan proyek yang berada di antara wilayah Timor Leste dan Australia itu.
Diskusi juga menegaskan komitmen pemajuan proyek melalui dialog konstruktif, saling menghormati kemitraan dengan tujuan memaksimalkan manfaatnya.
Kerjasama bilateral dan pemantauan perkembangan proyek, sesuai Perjanjian Australia dan RDTL yang menetapkan batas maritim di Laut Timor yang ditandatangani 2018.
Relevansi strategis proyek untuk pembangunan nasional disebutkan, termasuk pentinganya implementasi opsi koneksi pipa ke Timor Leste.
Utusan Australia itu menegaskan kembali komitmen pemerintahnya bekerjasama dengan pemerintah Timor Leste, mitra konsorsium proyek, dan pihak lain untuk memastikan keberlanjutan diskusi.
Ladang Gas Greater Sunrise terletak 140 kilometer di selatan pantai Timor Leste. Konsorsium pengembangan proyek terdiri dari TIMOR GAP dengan kepemilikan saham 56,6 persen, Woodside dengan 33,44 persen, Osaka Gas Australia dengan 10 persen.
Stusi konseptual independent tentang pengembangan Greater Sunrise dilakukan perusaah Inggris Wood antara April sampai November 2024 menginformasikan kelayakan opsi pengembangan proyek dan potensi kontribusi terhadap ekonomi nasional.
Pengembangan Greater Sunrise termasuk koneksi pipa gas ke pantai Timor Leste termask diantara prioritas nasional yang ditetapkan pemerintah konstitusi IX untuk pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/LADANG-MINYAK-GREATER-SUNRISE_023.jpg)