Kamis, 30 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Sabtu 20 Desember 2025, Janji Tuhan Sudah Digenapi

Saat ia lahir dan diberi nama sesuai nama dari Tuhan, Zakharia yang bisu selama sembilan bulan, diizinkan Tuhan menjadi sembuh.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR
RENUNGAN KRISTEN - Cover Renungan Harian Kristen edisi Desember 2025. Renungan Harian Kristen Sabtu 20 Desember 2025, dengan judul Janji Tuhan Sudah Digenapi. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 20 Desember 2025, dengan judul Janji Tuhan Sudah Digenapi.

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada KITAB LUKAS 1: 57-80

Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.

Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Desember 2025.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 19 Desember 2025, Memuji Allah, Meninggikan Allah

Renungan Harian Bulan Desember 2025 ini mengambil judul Menyambut Kristus Merayakan Damai di Bumi, sedangkan tema yang diangkat adalah Menyambut Yesus: Sang Sumber Damai, Setia, dan Keadilan dalam Hati dan Kehidupan.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

LUKAS MENGGAMBARKAN ZAKHARIA DAN ELISABET sebagai pasangan
suami istri yang baik, hidup benar di hadapan Allah, taat kepada perintah
Tuhan, dan tidak bercela (1:6).

Mereka tidak memiliki anak dan sudah lanjut usia untuk memiliki anak. Tetapi bagi Allah Zakharia dan Elisabet yang sudah lanjut usia itu pasangan yang tepat untuk memperanakkan seseorang anak laki- laki, yang akan besar di hadapan Tuhan, seperti nabi Elia, untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan. Namanya diberikan oleh Tuhan, yakni Yohanes.

Pertama, Yohanes lahir dari rahim ibu dan ayah yang sudah lanjut usia dan yang dianggap mandul oleh dunia. Kelahirannya membuat semua orang bersukacita.

Saat ia lahir dan diberi nama sesuai nama dari Tuhan, Zakharia yang bisu selama sembilan bulan, diizinkan Tuhan menjadi sembuh.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 18 Desember 2025, Sukacita Dua Perempuan

Saat itu juga Zakharia dipenuhi Roh Kudus dan menyanyikan nubuat. Ada dua bagian
dalam nyanyian pujian Zakharia.

Bagian pertama (68-75) tentang penebusan yang digenapi oleh tanduk keselamatan dari keturunan Daud. Bagian kedua (76- 79) tentang anaknya, yang kelahirannya bertujuan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan dan untuk memenuhi janji keselamatan dari Allah.

Kedua, Lukas ingin Teofilus sebagai penerima Injil dan kita semua, mengetahui bahwa yang dimaksudkan “tanduk keselamatan dari keturunan Daud” adalah Yesus.

Hal yang sama sudah dikatakan malaikat kepada Maria (1:31). Istilah ‘tanduk keselamatan’ bukanlah terompet seperti pemahaman umum, melainkan jenis tanduk lembu jantan yang sangat besar dan ditakuti.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved