Provinsi NTT Terkini
Begini, Antisipasi Dinas Pertanian NTT Hadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyiapkan langkah meminimalisir resiko bencana hidromteorologi.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Apolonia Matilde
Joaz menyebut, instansi yang ia pimpin terus melakukan pemantauan dan menganalisis perkembangan cuaca di NTT berdasarkan data dari BMKG. Hal itu dimaksudkan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi.
"Penyesuaian waktu tanam berdasarkan peringatan cuaca BMKG, penguatan drainase lahan dan saluran air, pemilihan varietas tanaman yang lebih toleran, penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan struktur tanah,
peringatan dini ke kelompok tani antisipasi pasca bencana," ujarnya.
Ia meminta petani agar memanfaatkan awal musim hujan untuk memulai tanam. Lalu, penyesuaian pola tanam dengan prakiraan cuaca BMKG. Petani perlu memastikan ketersediaan benih dan pupuk sebelum tanam.
"Perkuat saluran drainase dan irigasi. Terapkan pengelolaan tanah dan air yang baik. Lakukan penanaman serentak di tingkat kelompok tani. Waspada terhadap bencana hidrometeorologi. Koordinasi dengan penyuluh pertanian dan petugas POPT," ujarnya. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Antisipasi-Dinas-Pertanian-NTT-Hadapi-Risiko-Bencana-Hidrometeorologi.jpg)