Sabtu, 25 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Oktober 2025, Identitas Keluarga Allah

Satu-satunya jalan untuk terus bertumbuh dalam iman kepada Kristus ialah firman-Nya menyirami hati dan pikiran kita setiap hari.

|
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO - TANGKAPAN LAYAR
RENUNGAN KRISTEN - Cover Renungan Harian Kristen edisi Oktober 2025.Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Oktober 2025, Identitas Keluarga Allah 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Oktober 2025, dengan judul Identitas Keluarga Allah.

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Efesus 1:15-17.

Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.

Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Oktober 2025.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 3 Oktober 2025, Berkat Bagi Keluarga Allah

Renungan Harian Bulan Oktober 2025 ini mengusung tema Keluarga Allah Menghidupi Keadilan, Kasih dan Saling Merangkul.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

MENJADI KELUARGA KRISTEN bukanlah sebuah kebetulan. Menjadi keluarga Kristen adalah identitas diri yang hakiki.

Masihkah kita menghidupi identitas ini dalam keseharian kita, dimana pun kita berada?

Marilah kita merenungkan lagi identitas kita sebagai keluarga Kristen dan
bagaimana menyadarinya hari demi hari.

Pertama, setiap keluarga Kristen dibangun di atas dasar iman dan relasi dengan Yesus Kristus. Iman kepada Yesus Kristus menjadi dasar yang utama. 

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 2 Oktober 2025, Allah Adalah Bapa Kita

Dasar inilah yang akan menopang kita membangun nilai-nilai kekristenan dalam
keluarga.

Iman kepada Yesus Kristus adalah karunia Tuhan yang ditaruh-Nya di dalam diri kita seperti benih yang siap bertumbuh dan menghasilkan buah.

Iman tidak bertumbuh sendiri. Setiap kita diberi tanggung jawab untuk menumbuhkannya, yaitu dengan cara mendengarkan firman Kristus (Rm.10:17).

Firmanlah yang memberi pertumbuhan bagi iman kita. Ibarat benih, iman kita tidak tiba-tiba besar dan kuat. Dimulai dari kecil, lalu terus bertumbuh semakin dewasa dan matang sehingga cara berpikir pun semakin hari akan semakin dewasa.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved