Minggu, 3 Mei 2026

Kota Kupang Terkini

Wisudawan Stikom Uyelindo Kupang Diminta Terus Belajar 

Dalam perjalanan itu, ada berbagai tantangan atau dinamika. Wisuda menjadi puncak dari segala daya juang yang telah dilaksanakan.

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
PIDATO - Ketua Stikom Uyelindo Kupang Dr Reimerta Noni Na'atonis saat berpidato dalam acara wisuda angkatan ke XIX Stikom Uyelindo Kupang. Selasa, (21/10/2025) di Milenium Ballroom Kota Kupang. 

Dampak dari SPME adalah akreditasi yang dibuktikan dengan akreditasi B, begitu juga program studi pada kampus tersebut yang terakreditasi B. 

"Tahun 2028 program studi yang kami punya harus akreditasi unggul. Stikom Uyelindo telah setara di level nasional," katanya. 

Reimerta mengatakan, hari ini menjadi bagian yang mendukung lulusan lain Stikom Uyelindo Kupang. Ribuan alumni itu tersebar di seluruh lini pekerjaan. Dia mendorong adanya pembentukan jaringan dan kolaborasi bersama. 

Emilianto S Bere, perwakilan wisudawan mengatakan, para lulusan ini merupakan wujud dari pengabdian para dosen. Ia menyampaikan terima kasih dan mohon maaf mewakili para wisudawan. 

"Untuk orang tua, yang tidak pernah absen menyebut nama kami dalam doa. Hari ini bukan semata kerja keras kami. Terima kasih bapak ibu, doa kalian jalan paling sunyi mengantar kami," katanya. 

Dia berkata, perjuangan 4-5 tahun berada di Stikom Uyelindo bersama para sahabatnya tidak sekadar mengasah kemampuan, tapi juga menempa hati. Ia menyebut, keberhasilan tidak hanya mengenai nilai, namun kegigihan adalah utama. 

Ketua Yayasan Uyelindo Tarsisius Tukang menambahkan, wisuda ini berarti menutup ruang untuk para lulusan belajar. Kemauan dan komitmen untuk terus belajar merupakan kunci. 

"Karena IT terus berkembang maka jangan pernah berhenti belajar. Apapun itu," katanya. 

Tarsisius berpesan, ilmu pengetahuan yang diperoleh selama berkuliah bisa dibaktikan untuk masyarakat, bangsa dan negara. Ia berharap lulusan Stikom Uyelindo menjadi pemberi solusi dan membawa kabar sukacita. 

Menurut dia, banyak orang yang mampu untuk berada pada titik itu. Beragam alasan memicu sebagian orang memilih untuk mengakhiri perjuangan di Stikom Uyelindo

Asisten III Setda NTT Samuel Halundaka yang mewakili Gubernur NTT Melki Laka Lena menyebut momentum itu tidak saja menjadi kebahagiaan tersendiri. Lebih dari itu, wisuda Stikom Uyelindo memberi harapan bagi NTT dan Indonesia. 

Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan. Baginya pendidikan prioritas merupakan kunci membangun sumber daya yang unggul. 

"Hari ini kita menyaksikan lulusan Stikom Uyelindo adalah wujud nyata dari cita-cita," katanya. 

Menurut dia, Perguruan Tinggi tidak saja berdiri yang hanya menghasilkan ijazah. Tetapi, harus menjadi pencetak wirausaha, penggerak inovasi, dan mitra strategis pembangunan. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved