Kota Kupang Terkini
Juara 1 Lomba Literasi Matematika 2025, Patrick Kenzo Yao Terus Belajar Tingkatkan Kemampuan
Kenzo menjelaskan, dirinya bisa mengerjakan soal-soal dalam lomba itu karena sudah banyak mempelajari tentang konsep-konsep matematika.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Merasih juara 1 atau peringkat pertama pada Lomba Literasi Matematika (LLM) 2025 yang digelar Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana), Patrick Kenzo Yao mengatakan, dirinya akan terus belajar guna meningkatkan kemampuan matematika.
Kenzo panggilan akrab Patrick Kenzo Yao ini tidak bereforia karena meraih juara 1 pada ajang lomba matematika secara beruntun, yakni pertama dalam ajang Kompetisi Literasi dan Numerasi Antar Siswa SMP/MTs se-Kota Kupang tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang ini diikuti 540 siswa dari SMP/MTs se-Kota Kupang.
Sedangkan ajang lomba kedua yaitu Lomba Literasi Matematika 2025 yang digelar oleh Prodi Pendidikan Matematika FKIP Undana dengan 120 peserta.
"Saya akan terus belajar untuk meningkatkan kemampuan matematika, apalagi perkembangan ilmu pengetahuan termasuk matematika terus berkembang," ujar Kenzo yangs aat ini duduk di bangku kelas 8 SMP Stella Gracia Kupang, Rabu (27/8/2025) malam.
Terkait LLM di FKIP Undana, ia mengakui diikuti ratusan siswa SMP baik negeri maupun swasta di Kota Kupang dan dirinya berhasil meraih peringkat pertama.
"Selama ini kami belajar matematika dalam bahasa Inggris dan untuk lomba di Dinas Dikbud Kota Kupang itu gunakan bahasa Indonesia, tapi yang di FKIP Undana ada soal berbahasa Inggris," katanya.
Baca juga: Peserta Lomba Literasi Matematika 2025 Hadapi Soal Berbahasa Inggris, Patrick Kenzo Yao Juara 1
Kenzo menjelaskan, dirinya bisa mengerjakan soal-soal dalam lomba itu karena sudah banyak mempelajari tentang konsep-konsep matematika.
Meskipun, konsep yang dipelajari itu dominan adalah konsep matematika dalam Bahasa Inggris.
"Saya sudah banyak belajar konsep, sehingga dalam lomba itu saya dapat mengerjalan soal-soal atau bisa menjawab semua soal yang diberikan. Padahal, soal-soal yang diberikan itu saya baru lihat, artinya selama ini saya ikut lomba tapi soalnya itu berbeda," katanya.
Kenzo sendiri belajar matematika dengan konsep yang cukup bervariasi dan lebih dominan dalam bahasa Inggris.
"Jadi untuk lomba LLM di FKIP Undana itu, saya banyak belajar konsep matematika sehingga soal-soal yang diberikan saya bisa kerjakan dengan baik. Kami diberi soal juga dalam bahasa Inggris, bahkan ada perintah menyusun soal kemudian presentasi di hadapan juri, peserta maupun semua yang hadir saat lomba," ujarnya.

Baca juga: Patrick Kenzo Yao Juara 1 Kompetisi Literasi dan Numerasi Antar Siswa SMP/MTs se-Kota Kupang 2025
Diakuinya, LLM 2025 di Prodi Pendidikan Matematika FKIP Undana itu merupakan yang pertama kali diikutinya. "Ini perdana dan saya bersyukur juara 1. Dalam lomba itu intinya tenang dan jangan panik
Sebelumnya, Ketua Panitia Lomba Literasi Matematika 2025, Yosef Mario U. Besi, menjelaskan bahwa sistem kompetisi dirancang bertingkat mulai dari penyisihan, semifinal, hingga final dengan variasi bentuk soal.
Dalam 20 besar, peserta mengerjakan soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, benar/salah, hingga uraian. Tingkat kognitifnya berada di C2 sampai C3. Teknis babak semifinal hampir sama, namun tahun ini ada perbedaan dengan penyajian beberapa soal dalam bahasa Inggris,” jelas Yosef, Minggu (24/8/2025).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.