Kamis, 9 April 2026

Berita NTT

Bukan Orang Miskin yang Beruntung, Tapi Mahasiswa Berprestasi dengan Semangat Juang

Ia juga menyoroti prestasi Undana dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam program penerimaan mahasiswa baru melalui KIP Kuliah.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
BERPRESTASI – Mahasiswa berprestasi Periode Ketiga Tahun 2023 Undana, Axl Alanso Lubalu saat mengukuti prosesi wisuda, Sabtu 2 September 2023. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG  – Mewakili 2056 wisudawan, Axl Alanso Lubalu, mahasiswa berprestasi penerima Bidikmisi 2019, beri sambutan dan kesan pada Wisuda Doktor, Magister, Profesi, dan Sarjana Periode Ketiga Tahun 2023 di Gedung Graha Cendana Undana, Sabtu 2 September 2023.

Axl lahir di Kupang pada 11 September 2001 dan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Selama masa studinya di Universitas Nusa Cendana (Undana), ia telah mengukir beberapa prestasi luar biasa ditingkat daerah maupun nasional. Sebagai juara I tingkat LLDIKTI XV pada tahun 2022, juara III Duta Bahasa Provinsi NTT tahun 2021, Juara II Duta Rupiah Flobamorata 2021, dan sudah 9 bulan menjadi presenter di TVRI (Nusa Tenggara Timur) NTT.

Dalam sambutannya mewakili para wisudawan, Axl mengatakan memakai toga bukan untuk merayakan keberhasilan pribadi. Tetapi sebagai tanda perjalanan kolaboratif yang sukses. Kebersamaan dan kekompakan selama masa studi yang membuat mereka kuat dan bisa sampai dititik ini. 

Baca juga: Undana Lepas 2056 Wisudawan Periode Ketiga Tahun 2023

Rasa terima kasih yang besar disampaikan kepada seluruh civitas akademika Undana. Baik itu kepada rektor, dekan, dosen maupun tenaga administrasi.

Karena banyak ilmu pengetahuan dan fasilitas yang telah mereka peroleh selama berkuliah. 

Axl juga memberikan permohonan maaf yang mendalam atas dinamika yang mungkin terjadi selama masa studi. Ia dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan wali yang telah memberikan dukungan, dan doa selama perjalanan studi.

Karena mereka adalah alasan para wisudawan berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana, meskipun harus melewati tantangan silih berganti.

Tidak malu bercerita, Axl mengatakan bahwa ia berasal dari keluarga dengan perekonomian yang sulit. Pada tahun 2019 ibunya menjadi tukang cuci demi memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Baca juga: Ihwal Skripsi Tak Lagi Wajib, Rektor Undana Kupang: Sifatnya Opsional

Namun, dengan bantuan Bidikmisi, ia mampu melanjutkan pendidikannya di Undana dan masuk program studi (Prodi) Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. 

Mengaku senang, Axl berterima kasih karena Undana kerena membantunya meraih masa depan. Berkesempatan untuk mengasah kemampuan dengan mengikuti berbagai lomba ditingkat daerah maupun nasional. Dengan begitu banyak pengalaman telah membuat dia bertumbuh dengan prestasi. 

Ia juga menyoroti prestasi Undana dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam program penerimaan mahasiswa baru melalui KIP Kuliah.

Undana selalu masuk dalam 5 besar universitas dengan penerima KIP Kuliah terbanyak di Indonesia. Ini membuktikan komitmen Undana untuk selalu membantu masyarakat NTT melanjutkan pendidikan kejenjang yang tinggi.

Baca juga: Undana Gelar PPM Bagi Masyarakat Pesisir di Ekowisata Mangrove Oesapa Barat   

Axl juga menegaskan bahwa label miskin yang diberikan kepada mereka penerima bantuan Bidikmisi atau KIP Kuliah adalah salah.

Mahasiswa penerima Bidikmisi atau KIP Kuliah bukan jajaran orang-orang miskin yang beruntung bisa kuliah. Melainkan jajaran mahasiswa berprestasi yang punya semangat juang dan berhak mendapatkan pendidikan tinggi.

“Kami sering dicap sebagai jajaran orang-orang miskin yang beruntung bisa kuliah. Tapi saat ini saya mau bilang, kami bukan jajaran orang miskin yang beruntung bisa kuliah tapi kami adalah jajaran mahasiswa berprestasi yang punya semangat juang dan layak untuk berkuliah," ujar Axl.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved