Senin, 13 April 2026

Bunga Simbol Cinta Abadi Kelimutu Ende Tumbuh Mekar Seperti di Bromo Jawa Timur

Di Pegunungan Taman Nasional Kelimutu Ende, Flores Nusa Tenggara Timur ( NTT) tumbuh Bunga Edelweis

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
FOTO AGUS SITEPU KEPALA BALAI TN KELIMUTU UNTUK POS-KUPANG.COM
Kebun Edelweis di Desa Pemo Kelimutu, Ende, Flores Nusa Tenggara Timur (NTT). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Di Pegunungan Taman Nasional Kelimutu Ende, Flores Nusa Tenggara Timur ( NTT) tumbuh Bunga Edelweis.

Bunga yang dikenal dengan sebutan Bunga Abadi ini merupakan jenis anapholis longifolia, perdu kecil dengan tinggi berkisar 70 cm.

Edelweis disebut Bunga Abadi, karena memiliki kandungan hormon etilen yang dapat berperan agar bunganya tidak mudah gugur.

NEWS ANALISIS Drs. Simon Petrus Manu Ketua PGRI NTT: Guru Harus Siap

Bunga cantik ini biasa dilambangkan sebagai simbol cinta abadi (deep love and devotion) dan saat ini dibudidayakan di desa penyangga oleh Balai TN Kelimutu.

Bunga Abadi ini ternyata sudah lama tumbuh di pegunungan Taman Nasional Kelimutu, barulah pada 2018 muncul ide untuk membudidayakannya.

Kepala Balai TN Kelimutu, Agus Sitepu, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (20/9/2020) mengatakan, di Bromo, Jawa Timur Bunga Edelweis sudah lama dibudidayakan.

Linus Lusi Nilai Terobosan Tepat, Kemendikbud Luncurkan PJJ Berbasis Modul

Bunga Edelweis menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Bromo.

Bunga Edelweis lalu menjadi salah satu souvenir yang diburu wisatawan ketika berkunjung ke Bromo, itu kemudian berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Kata Agus, pihak TN Kelimutu belajar budidayakan Bunga Edelweis di Bromo. "2018 kita lihat ada Edelweis tumbuh liar di Kawasan TN Kelimutu, yah kita terus belajar ke Bromo. Bentuknya mirip dengan yang di Bromo," ungkapnya.

Lanjutnya, pihak TN Kelimutu pun meminta petugas dari Bromo ke Ende untuk mengajar bagaimana membudidayakan Edelweis.

Pada 2020 Balai TN Kelimutu melakukan pembibitan dan pembangunan kebun demplot Edelweis seluas 0,22 Ha bersama masyarakat.

Kebun itu kemudian diserahkan kepada kelompok masyarakat Tuke Du, Desa Pemo yang merupakan salah satu desa binaan dalam mengembangkan souvenir dan kuliner di areal wisata TN Kelimutu.

Lokasi kebun Eldeweis ini berada di Desa Pemo di lintasan jalan wisata ke Danau Kelimutu dari loket gerbang Kelimutu.

Saat ini kebun Edelweis telah mulai ditata sebagai alternatif objek wisata di TN Kelimutu.

Para pengunjung bisa berfoto ria disini dengan latar Gunung Kelibara akan memberikan kesan taman surga pegunungan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved