Kamis, 9 April 2026

Berita Kota Kupang

Penjabat Bupati Lembata Kukuhkan Pengurus IKL Kupang 

Lembata, sebut dia, punya RS tipe C, dan kini sedang mengembangkan rumah sakit tipe D di Balauring.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Penjabat Bupati Lembata Matheos Tan saat mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Lembata atau IKL Kupang dalam acara perayaan peringatan Statement 7 Maret.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Penjabat Bupati Lembata Matheos Tan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Lembata atau IKL Lembata di Kupang. 

Pengukuhan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Jumat, 8 Maret 2024 malam dalam acara Temu Akbar keluarga Lembata di Kupang bertajuk Taan Tou untuk Lembata Hara Dien. 

Matheos Tan menyebut acara itu sangat penting dalam rangka perayaan statement 7 Maret. Dia mengatakan, acara itu sebagai upaya mengenang kembali rapat akbar 70 tahun lalu dalam mewujudkan kabupaten Lembata. 

"Saya ajak mengenang para tokoh pencetus (statement 7 Maret)," kata dia dalam sambutannya. 

Baca juga: Hari Ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang Gelar Gerakan Pangan Murah

Statemen 7 Maret, lahir dengan semangat patriotisme dan semangat persatuan dan kesatuan. Ia berharap peristiwa hari ini sebagai upaya melanjutkan segala yang sudah dilakukan oleh para pendahulu sebelumnya. 

Atas nama pemerintah daerah, ia menyampaikan selamat kepada para pengurus IKL Kupang yang dilantik. Ia menyebut, kini bisa dilihat keberadaan Lembata yang kian hari terus ada perbaikan dan perubahan. 

Matheos Tan kemudian menyebut beberapa pembangunan di Lembata. Pemkab Lembata, mengalokasikan 26 persen APBD tahun 2024 untuk sektor kesehatan.

Lembata, sebut dia, punya RS tipe C, dan kini sedang mengembangkan rumah sakit tipe D di Balauring.

Untuk membantu para tenaga kesehatan, baru-baru ini Lembata mendapat bantuan satu unit mobil ambulance untuk Puskesmas Waipukang. Ia menyebut, kali ini angka stunting di Lembata juga terus urun 

Di sektor pendidikan, Lembata mengalokasikan 24 persen APBD dan meningkat 26 persen yang melampaui batas mandatori. Ada juga fasilitas pendidikan seperti 126 PAUD, maupun ratusan sekolah dasar dan menengah yang tersebar di hampir seluruh Lembata. 

Sisi lain, Pemkab Lembata juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di NTT untuk peningkatan sektor pendidikan maupun pengembangan sumber daya di Lembata. 

Pada bidang infrastruktur juga mengalami peningkatan. Secara keseluruhan ada 7203 KM jalan yang ada di Kabupaten Lembata. Terdapat 317 KM dalam kondisi baik dan sebagiannya dalam kondisi kurang baik dan rusak berat. Ia berharap agar para politisi asal Lembata yang lolos DPRD NTT bisa membantu proses perbaikan. 

Baca juga: Partai Gerindra Capai Suara Tertinggi DPRD Kota Kupang

Adapun beberapa layanan seperti pembuatan paspor saat ini sudah dibuka di kabupaten Lembata. Menurut dia, kerja sama Pemkab Lembata dan Imigrasi telah membuka layanan pembuatan paspor. 

"Kini Lembata sudah ada pos pembuatan paspor," sebut dia.  

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved